Dalam Sebulan, Reklame Raup Pajak Rp 3 Miliar

BPPD Palembang berhasil meraup pajak dari sektor reklame Rp 3 M perbulan. Foto : koer/Palpos.ID

 

PALEMBANG, PALPOS.IDPemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Palembang berhasil meraup pajak dari sektor reklame sebesar Rp3 miliar perbulan.

Peningkatan pajak reklame ini didapat setelah pihak BPPD berhasil memaksimalkan reklame di mall, bioskop, hingga videotron dan termasuk tunggakan pemilik reklame yang ada di Kota Palembang. Dimana sebelumnya BPPD hanya mampu meraup satu miliar perbulannya.

Kepala BPPD Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, pihaknya terus mengenjot PAD melalui sektor pajak reklame dan berhasil mencapai dari sektor tersebut mencapai Rp 10,7 miliar dari target Rp 24 miliar tercatat baru memasuki bulan Agustus.

“Alhamdulilah apa yang tim kita jalankan pada agustus ini dapat memaksimalkan pendapatan dari pajak reklame mencapai Rp 3 miliar. Pendapatan ini melejit dari tahun sebelumnya hanya Rp 1 miliar,” ungkap Sulaiman, Rabu (04/09/2019).

Ia mengungkapkan, banyak potensi yang dapat dimaksimalkan PAD yang ada di mall. Selama ini diakuinya, belum dimaksimalkan secara masif. Setelah tim mendata, rupanya pajak reklame di mall tersebut memiliki potensi cukup besar yakni satu mall saja distribusi pajak mencapai Rp 1 miliar.

“Selama ini belum tergarap secara maksimal, kita mengirim surat pemilik reklame untuk melakukan pembayaran pajak reklame gayung pun bersambut mereka membayar dan didapatlah pendapatan pajak tersebut,” terang dia

Selanjutnya, BPPD akan memaksimalkan pendapatan pajak dari videotron mengingat potensi pencapaianya lebih besar  untuk pendapatan asli kota Palembang. “Mereka maunya tayang dahulu mau bayar, kita tidak bisa seperti itu bayar dahulu maka iklan yang mereka mau muat baru bisa publikasi  di videotron,” tukasnya. (sef)