APBD Perubahan Provinsi Sumsel Naik 8,48 Persen

Gubernur Sumsel H Herman Deru saat paparan dalam Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Kamis (05/09/2019). Foto: humas pemprov sumsel

PALEMBANG, PALPOS.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi menerima dokumen Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan  Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2019.

Setelah sebelumnya dilakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pimpinan DPRD Provinsi Sumsel dan Gubernur, yang digelar dalam Rapat Paripurna LXI (61) DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (05/09/2019).

Dalam sambutannya Gubernur Sumsel H Herman Deru mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada kalangan anggota dewan yang telah merampungkan pembahasan KUPA dan PPAS-P APBD Tahun Anggaran 2019.

Herman Deru menyebutkan pada Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan  Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2019 yakni sejumlah Rp 10.536.925.626.185.80,’ mengalami peningkatan sejumlah Rp 823.452.381.676,59 atau naik 8,48 persen dari anggaran APBD Induk Th anggaran 2019 yang berjunlah Rp 9.713.473.244.482,25,-.

Sementara Ketua DPRD Provinsi Sumsel H MA Gantada dalam sambutanya menyebutkan, pembahasan KUPA dan PPAS-P dilakukan dengan langkah menentukan secara perioritas. Dilakukan oleh Badan Anggaran DPRD Sumsel  dengan mitra kerja Satker OPD Pemerintah Provinsi Sumsel.

Disebutkannya pada Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2019 disepakati  sejumlah Rp10.536.925.626.185,80,-mengalami peningkatan sejumlah Rp823.452.381.676,59.- atau naik 8,48 persen dari anggaran APBD Induk Th anggaran 2019 yang berjumlah Rp 9.713.473.244.482,25,-.

Dengan rincian pendapatan  Daerah pada APBD induk Th Anggaran 2019  Rp 9.660.923.645.962,25 menjadi Rp 9.849.942.842.746,55  pada perubahan APBD Th 2019 meningkat sebesar Rp 189.019.196.784,30,-atau 1,96 persen.

Belanja daerah pada APBD Induk Th 2019 sebesar Rp 9.713.473.244.482, 25,- menjadi sebesar Rp 10.533.925.626.158,80,-. Perubahan APBD P Th 2019 meningkat  sejumlah Rp 820.452.381.676,59 atau naik 8,45 persen.

Penerimaan pembiayaan pada APBD Induk Th anggaran 2019 Rp 52.549.598.520,00,- menjadi sebesar Rp  686.982.783.412,29,-. Pada Perubahan APBD Th 2019 Rp 634.433.184.892,29,- atau 1.207,30 persen. Pengeluaran Pembiayaan semuala dianggarkan pada Perubahan APBD Th. Anggaran 2019 dianggarkan sebeaar Rp 3 Miliar. (bar)