Wow…Gaji Wakil Rakyat Cukup Fantastis

Kegiatan reses anggota DPRD Sumsel beberapa waktu lalu. Foto: dok/net

SUMSEL, PALPOS.ID – Perjuangan habis-habisan para kader partai dari berbagai profesi, bahkan ada oknum saling sikut hingga melakukan segala upaya untuk bisa duduk di lembaga wakil rakyat bisa dikatakan sangat wajar.

Pasalnya gaji, tunjangan dan segala fasilitas yang akan mereka terima setelah duduk di kursi dewan memang sangat fantastis. Bahkan mungkin sedikit yang tahu, kalau gaji dan tunjangan anggota DPRD Sumsel misalnya terbilang wah.

Untuk anggota DPRD Sumsel periode 2019-2024 nantinya berkisar Rp 52 juta perbulannya. Dengan demikian, dalam hitungan  satu tahun saja para wakil rakyat bisa mengantongi uang sampai Rp 700 juta.

Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban mengatakan, setiap bulan anggota dewan akan mendapatkan uang representasi atau gaji pokok (75 % dari gaji pokok gubernur Rp 3 juta) Rp 2.250.000, kemudian uang paket (10% dari uang representasi) Rp225.000, tunjangan keluarga Rp 315.000, tunjangan jabatan anggota dewan Rp3.262.000, tunjangan keluarga Rp225.000.

Kemudian lanjut Ramadhan, anggota dewan provinsi juga mendapatkan tunjangan komunikasi sebesar Rp21 juta, tunjangan perumahan Rp 17 juta, dan tunjangan beras Rp6.000x 10 kg beras, jika 2 anak dan istri maka dikalikan 4 menjadi 40 kg jika diuangkan mencapai Rp 289.860.

Tak hanya itu masih kata Ramadhan, untuk tunjangan Badan Pembuatan PERDA mencapai Rp 130 ribu, tunjangan transportasi Rp 15.827.000, dan tunjangan khusus/PPh Rp 1.010.052. “Sehingga total jumlah penghasilan kotor setiap anggota dewan Sumsel mencapai Rp 61.440.232,” jelasnya.

Dari jumlah itu, kata Ramadhan, ada potongan-potongan masing-masing PPh 21 Rp 1.010.052, PPh tunjangan perumahan (7,5%) Rp 2.550.000, PPh tunjangan komunikasi intensif(7,5%) Rp 3.150.000, dan PPh tunjangan transportasi (7,5%) Rp 2.374.050, total potongan Rp 9.084.102. Sehingga penghasilan atau gaji bersih yang diterima paraanggota DPRD Sumsel sebesar Rp 52.356.130.

Ramadhan menambahkan, kalau penghasilan ketua maupun pimpinan dewan, akan lebih kecil dibanding anggota biasa. Dimana setiap bulan, ketua DPRD Sumsel hanya berpenghasilan kotor Rp 29.438.232, atau berpenghasilan bersih setiap bulannya Rp 25.278.180, meski uang representasi yang didapat full 100% yaitu Rp 3 juta, sedangkan tiga pimpinan 80 persen. (opa/wan/rom)