Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Muara Enim

Tim penyidik KPK membawa barang bukti yang dimasukan dalam tas koper usai menggeledah ruang kerja Bupati Muara Enim, Kamis (05/09/2019). Foto: lukman/Palpos.ID

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Tim penyidik KPK terus mengumpulkan barang bukti terkait kasus OTT Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani Cs.

Bahkan, Kamis (05/09/2019), sekitar pukul 14.30 WIB, penyidik dari lembaga anti rasuah tersebut, menggeledah ruang kerja sementara Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani yang ada di Gedung Bappeda Muara Enim.

Tim penyidik yang berjumlah enam orang ini, mengendarai tiga unit mobil Toyota Kijang Innova Nopol BG  1752 NQ, Nopol BG 1939 UU dan Nopol BG 1253 N. Tim yang mengenakan baju preman ini mendapat pengawalan ketat anggota Brimob Polda Sumsel bersenjata lengkap.

Penggeledahan ruang kerja bupati berlangsung pada saat Plh Bupati Muara Enim H Juarsah SH tengah memimpin rapat TMMD. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Sekundang gedung Pemkab Muara Enim yang letaknya berhadapan dengan gedung Bappeda.

Rapat TMMD sendiri dihadiri Dandim 0404/Muara Enim, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, para Kepala Dinas dan instansi terkait lainnya. Pada saat rapat berlangsung, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, berpamitan dengan Plh Bupati untuk meninggalkan ruangan rapat, karena akan mendampingi tim penyidik KPK melakukan penggeledahan ruang kerja bupati.

Penggeledahan ruang kerja bupati tersebut berlangsung selama 2 jam, mulai dari pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Dari ruang kerja bupati tersebut, tim KPK telah membawa 4 tas koper yang diduga berisikan berkas-berkas dokumen.

Namun sayangnya, tim KPK tidak bersedia memberikan penjelasan kepada awak media yang telah menunggu di luar gedung Bappeda. Meski telah didesak wartawan menanyakan seputar penggeledahan tersebut, namun tim KPK tetap tidak bersedia memberikan penjelasan.

“Tanyakan saja langsung dengan KPK Jakarta,” jelas  salah seorang tim penyidik KPK yang enggan menyebutkan namanya ini. Usai melakukan penggeledahan ruang kerja bupati, tim KPK membuka segel yang terpasang di pintu masuk ruangan kerja bupati. Meski segel tersebut telah dibuka, namun ruangan tersebut masih dijaga oleh polisi bersenjata lengkap. (man)