Aksi Kawanan Begal Bersenpi Makin Nekat

Ahmad Buang yang terbaring lemah di IGD RSMH Palembang setelah ditembak kawanan begal, Rabu (11/09/2019). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – warga yang akan melintas di kawasan Kecamatan Kertapati Kota Palembang khususnya di malam hari harus waspada. Pasalnya, Kecamatan Kertapati rawan aksi begal bersenpi. Bahkan, kawanan begal ini tega menembak korbannya saat melintas di tempat sepi.

Belumlah terungkap kasus sejoli ditembak begal yang terjadi Kamis (05/09/2019) yang lalu, Rabu (11/09/2019) kembali terjadi kasus korban ditembak kawanan begal.

Korbannya kali ini Ahmad Buang (40), warga Jalan Kemas Rindo Sungki Ujung Lorong Bedeng Baru Keluraham Ogan Baru RT 38/07 Kecamatan Kertapati. Karyawan pabrik karet PT ABP ini terkapar tak berdaya setelah punggungnya ditembak kawanan begal.

Setelah melumpuhkan korban, tiga begal bersenpi langsung membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Beat New M3 warna putih abu-abu Nopol BG 5234 AVV.

Malam itu, sekitar pukul 00.30 WIB, korban Ahmad Buang pulang dari tempat kerja melaju seorang diri dengan sepeda motornya. Saat melintas di lokasi, tepat biasa digunakan berjualan Ikan Salai Asap di kawasan Kertapati, tiba-tiba tiga orang pelaku yang berboncengan satu motor metik keluar dari semak-semak perkebunan Kelapa Sawit warga.

Begitu korban terjatuh dengan kondisi mengalami luka tembak, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban. Sedangkan korban yang sekarat langsung dilarikan warga ke RSMH Palembang, untuk mendapat pertolongan medis.

Di temui di RSMH Palembang, Pika (27), istri korban yang sedang hamil sembilan bulan, terlihat pasrah menemani suaminya yang terbaring lemah. Pika mengatakan sudah 2 tahun ini suaminya kerja di pabrik karet PT ABP itu.

Sementara Asnawi (60), paman korban mengaku jika keponakannya tersebut ditembak para pelaku dari belakang. Setelah luka tembak di punggung, Buang jatuh ke aspal jalanan, dan para pelaku langsung merampas motor korban. ‘’Tiga orang pelakunya, satu pakai helm, dua pakai topi bonceng tiga satu motor metik,” ungkap Asnawi, Rabu (11/09/2019). (den)