Gugatan JPU Dinilai Kabur

Persidangan terdakwa Bahaudin dengan agenda eksepsi di PN Sukajadi, Banyuasin, Kamis (12/09). Foto: deni/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Perkara dugaan penggelapan kain sarung dan baju rabana ditujukan terhadap terdakwa Bahaudin SH, kembali digelar di Pengadilan Negeri Sukajadi, Banyuasin, Kamis (12/09), sekitar pukul 14.00 WIB.

Persidangan dengan agenda eksepsi atau nota keberatan tersebut dilayangkan terdakwa Bahaudin alias Udin, yang dibacakan melalui tim kuasa hukumnya Alamsyah Hanafiah SH MH. Pembacaan nota keberatan tersebut di hadapan Ketua Majelis Hakim Selfi serta Jaksa Penuntut Umum Rita dan Santi.

“Terdakwa pada 20 april 2019, di rumah saksi Herman Sawiran dan Saksi Bujang Sairol di Desa Ujung Tanjung, Banyuasin, sebagai relawan demokrasi atau relawan pemilu. Namun mengatakan sebagai tim pemenangan saksi KM selaku anggota DPR, dapat menyakinkan warga, untuk meminjam kain sarung dan baju rebana juga dengan memberikan uang Rp 500 ribu kepada warga, untuk seminggu kemudian dikembalikan, tetapi tidak dikembalikan. Selanjutnya dengan barang bukti kain sarung, baju rebbana, terdakwa Bahaudin melaporkan perkara dugaan tindak pidana pemilu legislatif, hingga barang bukti ini disita Bawaslu Sumsel,” ungkap Alamsyah.

Terdakwa Baharuddin sebagai relawan demokrasi, yang awalnya melaporkan kasus dugaan tindak pidana pemilu legislatif ke Bawaslu Sumsel justru menjadi tersangka, yang dilaporkan balik atas perkara dugaan penggelapan kain sarung.

“Majelis hakim, dengan barang bukti kain sarung dan baju rabana yang diambil terdakwa dari warga, diganti uang Rp 500 ribu, jadi warga tidaklah rugi. Terdakwa juga tidak menikmati barang penggelapan tersebut. Sehingga dakwaan JPU dirasa kabur, maka dari itu kepada yang mulia untuk menerima nota keberataan terdakwa, serta membatalkan dakwaan demi hukum,” cetus Alamsyah kembali.

Usai pembacaan eksepsi, Ketua Majelis Hakim, Selfi menegaskan persidangan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan tanggapan jaksa penuntut umum. “Sidang ditunda untuk dilanjutkan pekan depan,” tukasnya. (den)