HD Sarankan Warga dan PTPN Tempuh Jalan Dialog

Gubernur H Herman Deru menjadi mediator antara warga dan PTPN VII, Kamis (12/09/2019) malam. Foto: Humas Pemprov Sumsel

PALEMBANG, PALPOS.ID – Tidak ingin persoalan sengketa lahan antara masyarakat desa Betung, Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir dengan pihak perusahaan PTPN VII berlarut-larut, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru, Kamis (12/09/2019) malam menggelar dialog dengan melibatkan pihak-pihak yang bersengketa, dengan harapan persoalan ini bisa selesai tanpa ada pihak yang dirugikan.

Dalam pertemuan yang digelar di Griya Agung sekitar pukul 20.15 WIB tersebut, Herman Deru  menyimak dengan seksama penjelasan terkait dengan  persoalan sengketa tanah yang terjadi bertahun-tahun di Kabupaten Ogan Ilir tersebut.

Dedi Krisna, selaku Humas Gerakan Tani Sumsel Desa Betung, Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir, di hadapan Gubernur, kali ini memberikan apresiasi pada Gubernur Herman Deru, yang telah bersedia meluangkan waktu di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai pemimpin daerah, namun masih  dapat menyimak secara langsung  upaya  penyelesaian permasalahan lahan yang menurut mereka selama ini cukup sulit dituntaskan.

“Kami yakin dan percayo bapak Gubernur tidak berpihak. Baru inilah Gubernur yang peduli dengan rakyatnyo. Mengajak kami diskusi untuk nyelesaike masalah ini dengan niat yang tulus. Jadi kami yakin dan percayo ini akan selesai dengan hadirnyo beliau,” ungkapnya.

Gubernur Sumsel,  H Herman Deru menanggapi paparan  warga dan pihak terkait menegaskan,  sebenarnya sudah ada progres kemajuan untuk penyelesaian masalah lahan ini, karena itu dirinya mengaku akan serius dalam penyelesaiannya. Salahsatunya jalan yang ditempuh yakni membuat tim. Tim ini nantinya akan bertugas melakukan investigasi di lapangan.

“Aspirasi masyarakat muncul terkait dengan masalah lahan ini, saya baru beberapa bulan dilantik menjadi Gubernur Sumsel. Di sini saya tegaskan,  saya ingin tau secara detail permasalahan yang terjadi. Makanya malam ini saya ingin mendengar secara  langsung duduk persoalan yang sebenarnya,” tegas H Herman Deru.

Dia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kabupaten ogan Ilir ingin menyelesaikan permasalahan ini dengan benar clean and clear. “Menurut saya, penyelesaian ini ada dua opsi yang dapat ditempuh, yaitu melalui jalur hukum atau melalui dialog musyawarah. Namun jika melihat dari upaya dilakukan, menunjukan  hal ini diselesaikan dengan musyawarah. Artinya agar ada titik terang masing-masing pihak siapkan semua data. Saya ingin semua ini clean and clear,” harapnya. (bar)