Sempat Dirawat Intensif Akibat Ditembak Begal, Ahmad Akhirnya Meninggal

Jenazah Ahmad Buang ketika dibawa pihak keluarga ke rumah duka, Selasa (17/09). Foto: Mizon/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Ahmad Buang (40), warga Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang, korban yang ditembak kawanan begal saat melintas di Jalan M Yusuf Singadekane kawasan Musi II Palembang, Rabu (11/09), sekitar pukul 01.00 WIB lalu. Akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah enam hari dirawat secara intensif di Rumah Sakit Mohammad Hoesi (RSMH) Palembang, Selasa (17/09), sekitar pukul 07.00 WIB.

“Benar, hari ini (kemarin) adik saya meninggal dunia sekitar jam 07.00 WIB pagi, dan dibawa pulang ke rumah sekitar jam 09.00 WIB ,” ujar Kurniati (24), kakak ipar korban ditemui di rumah duka Jalan Sungki, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang.

Kata dia, sebenarnya kondisi korban sempat membaik setelah pengangkatan proyektil yang bersarang di area tulang rusuknya. Namun, menurut keterangan dokter RSMH, korban mengalami kerusakan syaraf di bagian punggung sehingga membuat nyawanya tak tertolong.

“Kondisi adik saya sempat membaik, dan sudah bisa diajak bicara. Tapi Yang Maha Kuasa berkehendak lain, adik saya meninggal dunia pagi tadi,” ungkapnya.

Kepergian korban, kata Kurniati, membuat pihak keluarga sangat terpukul, mengingat korban meninggalkan istrinya yang sedang mengandung anak kedua. “Adik saya baru punya satu anak, dan istrinya sekarang dalam keadaan mengandung anak kedua mereka,” katanya.

Meninggalnya Ahmad Buang, dibenarkan juga oleh salah satu adik sepupu korban yang melayat di rumah duka.  “Benar, Pak. Pagi tadi saya mendapat kabar kalu kak Ahmad Buang meninggal di rumah sakit,” kata Budi, seraya berharap agar pelaku cepat ditangkap polisi, hidup ataupun mati.

Sementara, Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Wakasatreskrim, AKP Ginanjar Aliya Sukmana, mengaku sudah mengetahui tentang meninggalnya korban.

“Iya, saya sudah dapat infonya, kalau korban begal yang dirawat di RSMH meninggal dunia pagi tadi,” ujar Ginanjar, di ruang kerjanya. (zon)