KPK Tetapkan Menpora Tersangka Dugaan Suap

Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Foto: net

JAKARTA, PALPOS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Pria asal Surabaya itu diduga menerima dana suap senilai Rp26,5 miliar.

Dengan ditetapkan sebagai tersangka, Imam dalam waktu dekat bakal melepas jabatannya sebagai Menpora, posisi yang telah disandangnya dalam lima tahun terakhir (2014-2019). Lantas, selama lima tahun dipimpin Imam, apa prestasi yang diraih kontingen Indonesia saat mentas di ajang multievent seperti SEA Games dan Asian Games?

Di ajang SEA Games, prestasi kontingen Indonesia tak bisa dibilang apik. Pada SEA Games 2015 di Singapura, Indonesia hanya menempati posisi lima klasemen medali dengan koleksi 47 emas, 61 perak dan 74 perunggu. Indonesia terpaut 48 emas dari Thailand yang keluar sebagai juara umum.

Hasil yang lebih parah didapatkan kontingen Indonesia di SEA Games 2017 Malaysia. Selain tetap finish di posisi lima, Indonesia hanya mendapatkan 38 emas, 63 perak dan 90 perunggu. Finish di posisi lima SEA Games merupakan yang terburuk bagi kontingen Indonesia, terhitung sejak 2005.

Sementara di Asian Games 2018, performa lebih baik didapatkan kontingen Indonesia. Saat itu, Indonesia yang berstatus tuan rumah finish di posisi empat klasemen medali dengan raihan 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu. Namun, dari 31 emas di atas, 14 di antaranya disabet cabang olahraga pencak silat.

Meski begitu, ada sedikit titik manis ketika olahraga Indonesia dipimpin Imam. Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 keluar sebagai kampiun Piala AFF U-16 2018 setelah mengalahkan Malaysia di partai puncak. (umn/fin)