Tanggulangi Karhutlah Pertamina Siagakan TPKD

TPKD Pertamina selalu siaga dalam penanggulangan karhutlah, Selasa (17/09/2019). Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Karhutlahdi Desa Tanjung Bulan Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI), yang terjadi sejak Jumat (13/09/2019) kian meluas. Bahkan kobaran api mulai mendekati sumur-sumur dan flowline produksi lainnya, diantaranya sumur OGN 16, OGN 18, OGN 27, OGN 28, OGN 19, OGN 20, Flowline, Electrikline dan Stasiun Pengumpul minyak dan gas.

Terkait itu, General Manager Pertamina EP Asset 2, Astri Pujianto melalui Arie Fahlupi, Public & Government Relation mengatakan, pihakya menyiagakan Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (TPKD) untuk penanggulangan Karhutlah di Desa Tanjung Bulan.

“Sejak Jumat (13/09/2019), tim standby dilokasi titik api untuk melakukan pemadaman dan pengamanan fasilitas-fasilitas produksi minyak dan gas bumi di sekitar titik api,” ujar Arie Fahlupi, Selasa (17/09/2019).

Dikatakannya, TPKD selalu siaga mulai pukul 08.30 WIB sampai pukul 18.00 WIB setiap harinya. Selanjutnya, pada malam hari tetap dilakukan standby oleh Tim Oil Production Operation Prabumulih Field untuk patroli dan melakukan sweping sisa-sisa bara api yang berhasil dipadamkan pada siang dan sore harinya.

“Status keadaan masih terkendali, saat ini Tim standby Tim standby mulai jam 8.30 s.d 18.00. Pada malam hari tetap dilakukan standby oleh Tim Oil Production Operation Prabumulih Field,” ucapnya sembari mengatakan kegiatan operasi produksi minyak dan gas bumi disekitar Struktur Ogan Distrik II Prabumulih Field masih berjalan normal, hanya ditambah penguatan personil dan peralatan untuk pengamanan dengan menyalakan water jet di Stasiun Pengumpul Ogan dimalam hari.

“Alhamdulilah, kondisi masih kategori aman terkendali, produksi minyak dan gas bumi masih berjalan dengan normal, hanya saja ditambah pengutaan pengamanan dengan menyalakan water jet di Stasiun Pengumpul Ogan pada malam hari, dua unit fire truck dan 2 unit water truck standby.” pungkasnya. (wan)