13 Kilogram Ganja Gagal Diantar ke Lapas Surabaya

Tersangka Heru Susanto alias Botol yang diamankan jajaran Satresnarkoba Polres Banyuasin, Selasa (24/09/2019). Foto: ron/hb/fin/net

BANYUASIN, PALPOS.ID – Satresnarkoba Polres Banyuasin berhasil mengamankan tersangka Heru Susanto alias Botol beserta barang bukti (BB) nakortika jenis Ganja seberat 13.370.63 gram, di Jalan Palembang-Jambi Kecamatan Betung tepatnya di RM Musi Indah, Minggu (08/09/2019) yang lalu.

Penangkapan bermula laporan warga yang menyatakan akan ada paket narkoba melintas di di Jalan Lintas Timur ke arah Kota Palembang. Menindaklanjuti laporan, Satresnarkoba dan Satlantas Polres Banyuasin menggelar razia, hingga tersangka dan barang bukti ganja ditemukan di tas ransel tersangka ketika menjadi penumpang Bus Putra Pelangi.

“Barang bukti lainnya selain 13 Kg ganja, yakni satu unit Handphone, dua tas ransel dan satu tiket Bus Putra Pelangi,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk, didampingi Kasatresnakorba AKP Liswan saat menggelar Press Release di Mapolres Banyuasin, Selasa (24/09/2019).

Penangkapan barang haram ini, lanjut Kapolres, telah menyelamatkan sekitar 30.000 jiwa penduduk Sumsel. “Seandainya Ganja 13 Kg ini bisa lolos, artinya akan ada  30.000 jiwa penduduk Indonesia yang akan menanggung akibatnya,” terang Danny.

Selain itu, dari cuitan Susanto, bahwa ganja itu akan dibawa ke Lapas Kelas 1 Surabaya. Dari cuitan itu anggota Satresnarkoba langsung bergerak dan mengamankan Agus Susanto yang merupakan napi kelas 1 Surabaya.

“Tersangka Heru Santoso dijerat Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 111 ayat 2 Jo Pasal 132 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkas Kapolres. (ron/hb/fin/mal)