Demi Lisensi Kepelatihan AFC Pro, Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi Tertarik Belajar Power Point

Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi yang direncanakan bakal mengambil lisensi AFC Pro.

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kursus lisensi AFC Pro yang digagas PSSI untuk pelatih di kompetisi profesional level teratas, dijadwalkan dimulai pada Januari 2020. Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Kas Hartadi berencana mengambil lisensi kepelatihan AFC Pro Diploma tersebut ditahun depan, yang memakan waktu hingga sembilan bulan dan biaya mencapai Rp 200 juta.

Sebenarnya Kas Hartadi sudah melakukan persiapan sebelum ikut kursus lisensi AFC Pro. Salah satunya, belajar komputer untuk memperdalam keilmuan dari segi teknologi. Kas Hartadi saat ini tengah mencari tempat kursus komputer, atau guru privat komputer. Sebab dirinya tertarik ingin mempelajari program Microsoft Office, terutama Power Point.

“Kenapa ingin belajar Microsoft Office Power Point? Program itu sangat diperlukan untuk menunjang ilmu kepelatihan, di antaranya membuat slide presentasi. Jadi kalau paham dengan Power Point, lebih mudah membuat materi melalui slide ketika presentasi. Termasuk saat memotong bagian gambar dalam suatu video,” kata Kas Hartadi, Rabu (25/09/2019).

Dikatakannya, program terdekatnya saat ini adalah belajar ilmu komputer, sebelum mengambil lisensi AFC Pro. Apalagi, biaya untuk ikut kursus tersebut mencapai Rp200 juta. “Sempat tanya-tanya tempat kursus di kawasan Jakabaring, tapi masih cari guru privat agar belajarnya lebih praktis dan tidak memakan waktu banyak. Kalau ada yang bisa ajari saya boleh lah dikenalkan,” imbuhnya.

“Saya juga lagi kumpuli dana untuk kursus lisensi AFC Pro karena biayanya mencapai Rp200 juta. Biayanya memang mahal karena di sesi terakhir ada pelatihan di Spanyol atau Italia, dan tempat pelatihan selama sembilan bulan selalu berpindah-pindah. Kalau biaya lisensi A AFC kemarin tidak terlalu mahal, yakni Rp25 juta,” tambahnya.

Menurut Kas, lisensi AFC Pro sangat diperlukan, mengingat pelatih di klub Liga 1 harus mengantungi lisensi AFC Pro Diploma. “Sebagai antisipasi, kalau memang SFC nanti masuk Liga 1 saya sudah memiliki lisensi tersebut, apalagi kabarnya pelatih Liga 1 harus memiliki lisensi A AFC Diploma,” kata Kas Hartadi mengakhiri.

Untuk diketahui, Indonesia saat ini memiliki 20 pelatih lokal berlisensi kepelatihan AFC Pro. Mereka adalah Djajang Nurdjaman, Bambang Nurdiansyah, Aji Santoso, Wolfgang Pikal, Rudy Eka, Priyambada, Joko Susilo, Liestiadi, Hanafing, dan Tony Ho. Kemudian Emral Abus, Rahmad Darmawan, Iwan Setiawan, Nil Maizar, Indra Sjafri, Widodo Cahyono Putro, Yeyen Tumena, Mundari Karya, Yunan Helmi, Syafrianto Rusli, dan Seto Nurdiantoro. (umn)