Dispora Kabupaten OKI Minim Anggaran, Hanya Mampu Kirim 200 Atlet pada Porprov Sumsel 2019

Rapat pengurus KONI Kabupaten OKI dengan menghadirkan pihak Dispora OKI, Kamis (26/09/2019). Foto: muin/Palpos.ID

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Minimnya anggaran yang dimiliki Dispora Kabupaten OKI menyebabkan Pemkab OKI hanya mampu mengirim 200 atlet pada ajang Porprov Sumsel 2019 yang akan digelar di Prabumulih bulan November mendatang.

Kadispora OKI M Dahlan, melalui Kabid Olahraga Roni Santosa mengatakan, 200 orang atlet ini tergabung dalam 20 cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti dalam porprov. Diungkapkan Roni, sebelumnya sebanyak 304 orang atlet yang diajukan dari seluruh cabor untuk ikut Porprov Sumsel tersebut.

Namun karena keterbatasan anggaran, hanya 200 atlet yang direkomendasikan, ditambah 69 pelatih dan official. “Dengan berat hati atas dasar anggaran yang ada kuota atlet yang diusulkan cabor terpaksa kita pangkas, kita sesuaikan dengan kemampuan dana yang ada,” ungkapnya, Kamis (26/09/2019).

Masih kata Roni, para atlet dan official ini akan diberikan beberapa fasilitas seperti penginapan, uang saku dan konsumsi. Dengan fasilitas ini, dirinya mengharapkan agar para atlet bisa terus menjaga kekompakan. “Kita inginkan semua atlet terus jaga kekompakan, semangat dan optimis selalu, sehingga apa yang kita inginkan bisa tercapai sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Cabor Wushu OKI, Yaser Arafat mengatakan, pihaknya tidak akan mengirimkan atlet wushu pada ajang porprov 2019 jika dana asuransi untuk atlet tidak ada.

Hal itu diungkapkan Yaser dalam dalam rapat dengar pendapat pengurus cabor yang diselenggarakan KONI OKI dan Dispora OKI, Kamis (26/09/2019). “Kalau dana jaminan asuransi untuk atlet tidak ada, cabor wushu tidak akan kirim atlet. Karena dana asuransi ini sangat penting untuk keselamatan dan kesehatan para atlet,” ujarnya.

Dikatakan dia, pengalaman yang pernah terjadi diajang yang sama sebelumnya ada atlet cedera rahang. Namun berhubung tidak ada jaminan dana asuransi dari panitia pelaksana porprov kabupaten atlet tersebut berobat dengan biaya sendiri. (nur)