Istri Hamil, Petani Perkosa Gadis 14 Tahun

Pelaku pemerkosa gadis 14 tahun diamankan Polsek Pedamaran Timur, Kamis (26/09). Foto: nur/Palpos.id

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Kanapi (21), warga Desa Pancawarna, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Ilir, ditangkap oleh jajaran Polsek Pedamaran Timur (Petir). Petani ini ditangkap, Selasa (24/09), lantaran diduga menjenjadi pelaku pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur Na (14), yang tidak lain adalah tetangganya sendiri.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra SH Sik MM Didampingi Kapolsek Pedamaran Timur, Ipda Panca Mega SH, saat dikonfirmasi, Kamis (26/09) mengatakan, setidaknya tersangka sudah tiga kali melakukan pemerkosaan terhadap korban.

Modusnya, korban setiap hari tinggal sendirian di rumah, lantaran kedua orang tuanya pergi menyadap karet. Melihat korban tinggal sendirian, muncul niat pelaku untuk menggauli korban. Kemudian pelaku mengendap-endap masuk ke dalam rumah korban. Saat itu, korban yang sedang sendirian merasa kaget melihat pelaku di dalam rumah dan merasa takut.

Kemudian pelaku menarik korban dan berusaha mencabulinya, namun korban sempat berontak dan berusaha lari, hanya saja usaha tersebut sia-sia dan pelaku berhasil menarik korban hingga akhirnya pelaku berhasil memperkosanya. “Kejadian yang pertama kali pada bulan Agustus yang lalu,” kata Kapolsek.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung pulang. Sementara korban yang tidak sekolah tersebut, tidak berani menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kedua orang tuanya. Karena merasa aman, pelaku yang istrinya sedang hamil tiga bulan tersebut, menjadi ketagihan dan mengulangi aksi serupa kepada korban disaat rumah korban sedang dalam keadaan sepi.

“Aksi yang kedua dilakukanSenin (23/09), sekitar pukul 14.00 WIB, di rumah korban. Saat kejadian korban sendirian, orang tuanya pergi menyadap karet,” katanya.

Keesokan harinya, Selasa (24/09), pelaku kembali mengulangi perbuatannya dan berhasil melancarkan aksinya. Korban kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada kedua orang tuanya dan bagaikan disambar petir mendengarkan cerita sang anak, kemudian orang tua korban melaporkan aksi pelaku ke Polsek Petir.

“Saat ini tersangka sudah kita amankan berikut barang buktinya, tersangka akan dijerat dengan UU Perlindungan Anak,” tandasnya. (nur)