BPJS Ketenagakerjaan Sasar Pekerja Non Formal

Forum Kades Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin sosialisasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Sumsel, Minggu (29/09/2019). Foto: ist/net

BANYUASIN, PALPOS.ID – Perlindungan asuransi ketenagakerjaan penting dimiliki, tidak hanya oleh pekerja formal, tapi juga bagi mereka yang bekerja di sektor non formal. Forum Kades Kecamatan Sembawa mendukung upaya agar pekerja non formal mendapatkan perlindungan asuransi lewat BPJS Ketenagakerjaan.

“Pekerja sektor non formal jumlahnya sangat banyak, mereka memiliki risiko pekerjaan sama dengan pekerja formal bahkan lebih tinggi, seperti kecelakaan hingga kematian. Mereka butuh perlindungan untuk menjamin biaya pengobatan dan lainnya,” kata Muhammadin, Ketua Forum Kades Kecamatan Sembawa, Minggu (29/09/2019).

Dia menegaskan, jika Forum Kades mendorong pekerja non formal terkaver oleh perlindungan asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Baik pekerja di sektor pertanian, pariwisata, perdagangan dan pekerja harian lepas di lingkup Kecamatan Sembawa.

Apalagi manfaat yang diterima oleh pekerja, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) terdiri biaya perawatan medis dan rehabilitasi, penggantian upah sementara tidak mampu bekerja. Santunan cacat tetap sebagian atau total hingga santunan kematian.

Juga ada jaminan kematian, yang meliputi biaya pemakaman dan santunan berkala dan penuh kepada ahli waris, serta Jaminan Hari Tua (JHT) yakni uang pensiun setelah berhenti bekerja.

“Pekerja non formal akan lebih merasa aman dan nyaman dalam bekerja, karena sudah ada jaminan berupa dana, ini mungkin dibutuhkan jika terjadi sesuatu di luar dugaan. Masa tua juga terjamin dengan dana yang terus dikembangkan BPJS Ketenagakerjaan,” pungkas dia. (mal)