Saat Beraksi Sekali Tembak Dua Buruh Tewas, Kawanan Perampok Bersenpi Menyerahkan Diri

Tersangka Panji saat meryerahkan diri di Mapolsek Babat Toman, Minggu (29/09/2019). Foto Istimewa/net

SEKAYU, PALPOS.ID – Salah seorang pelaku kasus perampokan disertai pembunuhan di Devisi 1 Blok C 27 PT Pinago Utama Desa Sugi Waras Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba, Sabtu (21/08/2019) yang lalu, sekitar pukul 02.30 WIB, akhirnya menyerahkan diri.

Pelaku adalah Panji Rahmat Akbar (19), warga Desa Muara Punjung Kecamatan Babat Toman. Ia diantar langsung oleh keluarganya ke Polsek Babat Toman, Minggu (29/09/2019), sekitar pukul 22.30 WIB.

“Ya, satu dari lima pelaku menyerahkan diri semalam,” kata Kapolres Muba, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, melalui Kapolsek Babat Toman, AKP Ali Rojikin SH MH, Senin (30/09/2019).

Dari hasil pemeriksaan, kata Ali Rojikin, pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut, dilakukan tersangka bersama empat rekannya yang lain yakni AM, S, AS, dan Ri (semuanya buron). Masing-masing pelaku memiliki peran berbeda.

“Panji sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Untuk pelaku lainnya, saat ini masih dalam pengejaran tim gabungan,” terang Ali.

Dari pengakuan Panji, lanjut Ali, dirinya diajak oleh pelaku Ri untuk ikut dalam aksi perampokan tersebut. Di mana yang membawa senjata api rakitan yakni S dan AM. Sedangkan yang melakukan penembakan yakni  AM.

Masih dari keterangan Panji, mereka berlima mendatangi tenda tempat korban beristirahat dengan menggunakan perahu ketek milik Ri.

“Setibanya di lokasi, kemudian membangunkan korban. Selanjutnya AM yang memegang senpi laras panjang  langsung menembak. Jadi cuma sekali tembakan, tapi karena pakai senpira locok, pelurunya menyebar dan mengenai kedua korban,” ungkap Ali.

Panji sendiri mengaku ikut berada disebelah kanan tenda bersama Ri. Usai mengikat korban Sayuti, dia kemudian menggasak harta korban dan melarikan diri.

Diketahui korban Yulius, Tarmizi dan Sayuti merupakan pekerja yang sedang membangun proyek jembatan di PT Pinago. Mereka dirampok saat tengah beristirahat, Sabtu (21/09/2019), sekitar pukul 02.30 WIB. Tersangka Sayuti yang selamat berhasil melepas ikatan dan meminta pertolongan rekannya yang lain yang berada di areal lokasi yang sama. (rom)