Ratusan Mahasiswa Muratara Sambangi Kantor DPRD

Aliansi Mahasiswa Muratara menggelar aksi demo di gedung DPRD Muratara. foto : alam/palpos.id

MURATARA, PALPOS.ID – Ratusan mahasiswa sambangi Kantor DPRD Muratara untuk melakukan aksi damai, Selasa (01/10).

Mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Muratara ini, merupakan putra putri Muaratara yang sedang mengenyam pendidikan pada berbagai perguruan tinggi di Kota Lubuklinggau dan Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Aliansi Mahasiswa Muratara mendatangi kantor DPRD  sekitar pukul 11.30 WIB.

Dalam orasinya mahasiswa ini meminta anggota DPRD  menyampaikan tuntutan mereka mengenai penolakan revisi UU KPK serta penolakan RUKUHP dan UU PKS.

Raju Rahman, koordinator lapangan mengatakan sangat menyayangkan tindakan DPR RI yang merevisi UU KPK, sehingga menghasilkan rancangan yang melemahkan kekuatan KPK sebagai lembaga independen dalam memberantas korupsi.

“KPK itu mestinya diperkuat, bukan malah dilemahkan. Negara ini rusak akibat para koruptor dan KPK selama ini adalah solusi pemberatasan korupsi, tapi hasil revisi KPK dilemahkan. Hal itu kita mahasiswa sangat tidak terima,” ujarnya.

Diteruskannya,  begitu pula yang terjadi pada rencana revisi UU KUHP dan UU PKS yang rencana revisinya akan menghasilkan pasal-pasal yang sangat tidak membela kepentingan rakyat.

“Pada rencana revisi UU KUHP banyak pasal pasal yang sangat bertentangan pada kepentingan rakyat, bahkan sangat merugikan rakyat,” katanya.

Atas dasar kedua  tersebut, para mahasiswa yang berasal dari kampus Unmura, Al Azhar dan Unibi Lubuklinggau dan Unib Bengkulu ini, menyampaikan tuntutan  kepada DPR RI.

Kurang dari 30 menit menyampaikan orasi, para mahasiswa langsung ditemui oleh Ketua DPRD Muratara, Efrianyah dan beberapa anggotanya dengan jumlah 14 orang.

Menanggapi aksi mahasiswa, Efrianyah sangat mengapresiasi  tindakan yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Muratara. Dia sangat respon atas tindakan penyampaian orasi dengan damai.

“Kami dulu juga sama seperti kalian. Kami adalah wakil kalian. Kalian adalah generasi penerus, harus tetap perjuangkan rakyat. Namun harus dalam koridor yang benar dan langkah yang tepat,” bebernya. (lam)