Tingkatkan Pelayanan, Ikuti Pelatihan Profesional Development

Lembaga Pendidikan Carissa, Sri Rahayu Suroso memberikan cinderamata ke pihak RSUD PALI, usai pelaksanaan pelatihan, Selasa (01/10/2019). Foto Friday/Palpos.ID

PALI, PALPOS.ID – Untuk meningkatkan pelayanan RSUD Talang Ubi, bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan CarissaIbu Sri Rahayu Suroso melakukan pelatihan Profesional Development, dengan materi etika Perkantoran, Psikologi Pelayanan, Pelayanan Prima, Penanganan Komplain.

Sejatinya pihak RSUD tidak hanya sebatas memberikan pelayanan medis semata, melainkan meningkatkan  pelayanan dan etika terhadap pasien dan keluarga pasien sehingga membantu pemulihan warga yang menderita sakit.

Direktur RSUD Talang Ubi, dr Tri Fitrianti menjelaskan sedikitnya 340 karyawan yang terbagi dalam 5 gelombang diikutkan dalam pelatihan ‘Profesional Development” di Hotel Amaris Palembang selama dua hari, mulai 30 September 2019. Lembaga Pendidikan Carissa Palembang dipercaya untuk memberikan pelatihan kepada para tenaga medis tersebut. Sebelumnya juga di lakukan priskotes selama tiga hari di RSUD Talang Ubi.

“Gelombang pertama ini diikuti 40 peserta dulu, dari bagian manajemen” kata dr Tri Fitriati, Direktur RSUD Talang Ubi, Selasa (01/10/2019). Dijelaskanya, pelatihan sengaja dibagi dalam lima gelombang agar pelatihan menjadi efektif. Setiap gelombang diikuti 40 peserta. Mengingat pelatihannya adalah pengembangan kepribadian profesional, dengan 40 peserta dalam satu kelas para mentor bisa lebih fokus memberikan materi.

“Materi pelatihan terdiri dari Etika Perkantoran, Psikologi Pelayanan, Pelayanan Prima, Penanganan Komplain. RSUD Talang Ubi menggandeng Lembaga Pendidikan Carissa Palembang pimpinan Dr Sri Rahayu Suroso. Beberapa psikolog dan pakar etika dihadirkan untuk memberikan materi pelatihan,” terang Fitrianti dengan sapaan akrabnya Fitri.

Dengan  pelatihan dia berharap kualitas pelayanan baik pelayanan kesehatan maupun etika pelayanan  dapat  ditingkatkan,  mengutamakan pelayanan prima. “Apalagi saat ini sedang berlangsung pembangunan rumah sakit baru. Tentu kami sebagai karyawan harus lebih profesional saat pindah nanti,” terang Fitri. (fri)