Diduga Korupsi, Pejabat PUBM Sumsel Ditahan

Tersangka Yatimura diserahkan ke penyidik Kejari OKU Selatan, Rabu (2/10). Foto: istimewa

MUARADUA, PALPOS.ID – Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan (PPTK) proyek pemeliharaan rutin jalan Muaradua-Kota Batu hingga batas Provinsi Lampung ditahan penyidik Kejari OKU Selatan. Dia adalah Yatimura ST MM, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Provinsi Sumsel.

Sebelumnya, Yatimura ditetapkan tersangka dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Palembang, kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelimpahan tahap 2 berkas perkara penyidikan ke proses penuntutan perkara tindak pidana korupsi proyek yang didanai  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumsel  Tahun Anggaran 2015 tersebut sudah dilakukan, kemarin, pukul 14.00 WIB.

“Proses tahap 2 pelimpahan berkas perkara penyidikan ke proses penuntutan perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh terdakwa seorang PPTK pemeliharaan jalan Muaradua – Kota Batu sudah kita lakukan,” ujar Plh Kepala Kejaksaan Negeri OKU Selatan, M Husaini SH MH melalui Kasi Pidsus Marimbun SH, kemarin.

Dikatakannya, kasus dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan pemeliharaan rutin jalan Muaradua-Kota Batu hingga batas  Lampung dengan APBD Provinsi Sumsel 2015 tersebut diterima dari penyidik bidang tindak pidana khusus pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

“Untuk penanganan kasus ini dari awal ditangani oleh Kejati Sumsel. Namun karena Tempat Kejadian Perkara (TPK) proyeknya terdapat di wilayah OKU Selatan, maka kita yang diperintahkan untuk menyidik kasus ini,” ungkapnya.

Dari hasil penghitungan BPK Provinsi Sumsel, dalam kasus ini terdapat kerugian negara sebesar Rp1.191.147.600. Dengan demikian, terdakwa didakwa melanggar pasal 2 ayat 1 jo, pasal 18 UU Tipikor, pasal 3 jo pasal 18, dan pasal 9 UU Tipikor.

‘’Adapun untuk barang bukti (BB) kasus ini,  terdiri atas 63 item berbentuk dokumen dan terdapat bukti penyitaan kerugian uang negara senilai Rp1.030.000.000 yang sudah dikembalikan oleh terdakwa,’’ bebernya.

“Di sini kita hanya melanjutkan pelimpahan dari Kejati Sumsel yang dari awal menangani kasus ini. Setelah dilanjutkan, akhirnya hari ini kita melakukan pelimpahan hingga penahanan tersangka,’’ tegasnya. (tian)