Divonis Seumur Hidup, Prada DP Ajukan Banding

Prada DP menjalani sidang putusan di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, beberapa waktu yang lalu. Foto: mizon/Palpos.ID/dok

PALEMBANG, PALPOS.ID – Terkait vonis penjara seumur hidup dan dipecat dari kesatuan TNI, Prada Deri Pramana (DP), terdakwa kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap Fera Oktavia, menyatakan keberatan. Kini Prada DP mengajukan upaya hukum ke tingkat banding di Pengadilan Militer Tinggi (Dilmilti) Medan.

Menurut Kepala Oditur Militer Palembang, Kolonel Chk Mukholid, upaya hukum banding tersebut telah disampaikan terdakwa melalui tim kuasa hukumnya ke Pengadilan Militer 1-04 Palembang, kemarin.

“Informasi yang saya dapat dari Pengadilan Militer, bahwa hari ini (kemarin) DP melalui kuasa hukumnya telah mengajukan banding,” ungkap Mukholid, dihubungi wartawan via pesan WhatsApp, Kamis (03/10/2019).

Dia menjelaskan, setelah mendapatkan memori banding secara tertulis dari Pengadilan Militer, pihaknya juga akan mengajukan kontra banding, dan sejauh ini DP sendiri masih menjalani penahanan di Pomdam II Sriwijaya. “Biasanya terhitung dari berkas banding diterima Dilmilti, sekitar tiga bulan sudah ada putusan banding,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Prada Deri Pramana divonis bersalah telah melakukan pembunuhan berencana diserta mutilasi terhadap korban Fera Oktavia, dan dihukum penjara seumum hidup serta dipecat dari kesatuan TNI oleh majelis hakim dalam persidangan di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis 26 September 2019.

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim setelah sependapat dengan tuntutan Oditur Militer (Kejaksaan Militer) I-04 Palembang yang menuntut, bahwa perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. (zon)