Kejuaraan Boling di Sumsel Cetak Sejarah Baru

H Herman Deru membuka Kejuaraan Boling Piala Gubernur Sumsel, Sabtu (05/10/2019). Foto: humas pemprov sumsel

PALEMBANG, PALPOS.ID – Meski baru pertama digelar, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Pusat, Hj Percha Leanpuri BBus optimis Kejuaraan Boling memperebutkan Piala Gubernur Sumsel 2019 dapat menginspirasi provinsi lain di Indonesia.

Hal itu dikatakannya di sela pembukaan Kejuaraan Boling Tingkat Nasional Piala Gubernur Sumsel 2019, di Boling Center Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (05/10/2019) siang. Dikatakan Percha, saat ini PB PBI pusat sangat bangga dengan PBI Sumsel karena mampu mencetak sejarah baru dengan menyelenggarakan kejuaraan tingkat nasional untuk pertama kalinya di boling center yang  fasilitasnya terkenal sangat mutakhir di Indonesia bahkan mancanegara.

Kebanggaan itu kata Percha sangat beralasan karena dari puluhan provinsi di Indonesia belum semuanya memiliki pengurus boling. Sehingga Ia yakin betul kalau kejuaraan boling piala Gubernur Sumsel ini akan menjadi inspirasi provinsi lainnya yang memiliki pengurus lengkap untuk menggelar kejuaraan serupa.

“Ini adalah ukiran sejarah baru untuk Sumsel karena ini adalah kali pertama di Sumsel diadakan Kejurnas Boling.  Saya sebagai Ketua Umum PB PBI sangat menyambut baik adanya event ini,” jelasnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel H Herman Deru, mengatakan selain menjadi sejarah tersendiri bagi Provinsi Sumatera Selatan, HD berharap penyelenggaraan Kejurnas ini dapat menjadi  rangkaian persiapan Sumsel sebagai tuan rumah Bowling World Cup 2019 yang digelar November mendatang.

“Yang pertama ini adalah persiapan Sumsel sebagai Tuan Rumah Boling World Cup 2019, juga agar olahraga ini semakin memasyarakat. Karena selama ini boling identik hanya untuk kalangan tertentu saja,” jelas HD.

Ketua PBI Sumsel Kurmin Halim mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini bertujuan mensinergikan kegiatan PBI Sumsel dan PBI Pusat termasuk mengisi kegiatan bagi para atlet boling.

“Seperti kita tahu tahun 2020 PON di Papua nanti cabor boling tidak ada. Jadi kami adakan kejuaraan ini juga untuk mengakomodir para atlet sehingga mereka dapat terus meningkatkan prestasinya,” ujar Kurmin. (bar)