140 Kali Beraksi Raja Rampok Prabumulih Tertangkap

Ario Saputra bejalan terpincang dengan kaki kiri kena tembak, Selasa (08/10/2019). Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Pepatah usang ini  tepat ditujukan kepada Ario Saputra alias Angga (25), warga Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Ario ini pantas dijuluki raja rampok dan raja tega karena sudah melakukan aksinya sebanyak 140 kali dalam dua tahun terakhir, dan tidak segan melukai korban.  Namun sepak terjangnya berakhir di hadapan tim Reskrim Polsek Prabumulih Timur.

Dia ditangkap di Jalan Baturaja Kecamatan Prabumulih Selatan tak jauh dari SMK Negeri 2 Prabumulih, Senin (07/10/2019), sekitar pukul 21.30 WIB. Dalam penangkapannya, polisi terpaksa menembak kaki kiri tersangka karena coba melarikan diri.

Selain menangkap raja rampok ini, polisi mengamankan anggota komplotannya yakni Aldo Pratama (19), warga Desa Suka Merindu Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim. Aldo ditangkap saat lagi nongkrong di pinggir jalan  Desa Suka Merindu, Senin (07/10/2019), sekitar pukul 10.00 WIB. Dari tangan kedua pelaku curas tersebut petugas menyita uang tunai ratusan ribu.

“Kepada tersangka Angga kita berikan tindakan  tegas dan terukur karena mencoba kabur,” ujar Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SIk didampingi Wakapolres, Kompol Harris Barata saat menggelar press realese di Mapolres Prabumulih, Selasa (08/10/2019).

Sementara, Angga mengakui sudah beraksi melakukan aksi perampokan terhadap sopir truk angkutan yang melintas di Kota Prabumulih sejak  2017 yang lalu.

“Aku sudah 140 kali berkasi sejak dua tahun ini, kalu dua bulan ini aku baru lima belas kali beraksi. Sekali beraksi kami wong limo, ado yang bawa pisto ado yang bawa samurai,” bebernya.

Masih kata Angga, jika ada sopir yang melawan mereka tak segan-segan melukai sopir tersebut. “Kalu melawan yo kami hajar pakai pedang,” cetusnya. Jika ada polisi patroli mereka bersembunyi di hutan. (wan)