Dodi Reza Lulus Ujian Disertasi Doktor di Unpad

Dodi Reza dinyatakan lulus mengikuti sidang tertutup disertasi di Unpad, Selasa (08/10/2019). Foto: humas pemkab muba

SEKAYU, PALPOS.ID – Bupati Muba Dodi Reza Alex selangkah lagi bakal menyandang gelar doktor. Dodi dinyatakan lulus ujian disertasi dalam sidang tertutup di ruang sidang Program Pascasarjana FISIP Universitas Padjajaran (Unpad), Selasa (08/10/2019).

Di jenjang pendidikan Doktor jurusan Administrasi Publik Program Pascasarjana FISIP Unpad ini, Dodi mengambil judul naskah disertasi Jejaring Kebijakan dalam Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Studi Kasus di KEK Tanjung Api-Api Sumsel.

Pada rangkaian sidang tertutup naskah disertasi tersebut, Dodi Reza yang juga alumni S-2 Libre De Brussel Belgia ini akan dihadapkan kepada sebanyak tujuh penguji dan sebagai Ketua Sidang: Ida Widianingsih SIP MA PhD.

Kemudian, Ketua Tim Promotor/Penguji: Prof Dr Drs H Budiman Rusli, Anggota Tim Promotor/Penguji: Prof Syamsurijal Ak PhD, Anggota Tim Promotor/Penguji: Ida Widianingsih SIP MA PhD, Oponen Akhli/Penguji: Prof Armida S Alisjahbana SE MA PhD yang juga Mantan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Oponen Akhli/Penguji: Dr Drs H Heru Nurasa MA, Oponen Akhli/Penguji: Dr Drs H Endang Andhy Muchtar MS, dan Representasi Guru Besar/Penguji: Prof Dr Drs H Sami’un Jaya Raharja MSi.

“Mohon doanya semua, khususnya warga Muba agar semua tahapan  bisa dilewati dengan hasil yang baik, dan Alhamdulillah hari ini (kemarin) saya dinyatakan lulus oleh tim penguji,” singkat Dodi yang juga alumni S-1 University of Leuven.

Diketahui, komitmen Bupati Muba Dodi Reza selalu mengedepankan pendidikan, terlebih Kabupaten Muba juga merupakan inisiator program sekolah gratis dan saat ini berkembang ke program seragam dan alat tulis gratis bagi peserta didik jenjang SD-SMP sederajat.

Selain itu, Dodi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba telah banyak bekerjasama dengan lembaga pendidikan untuk membangun SDM yang unggul, tidak hanya  guru-guru dilatih dengan lembaga nasional agar berkualitas dalam mendidik, tapi juga menggelontorkan program kuliah gratis hingga beasiswa kepada peserta didik baik untuk mengenyam pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri. (rom)