Gubernur Harap Pelaku IKM Sumsel Jangan Pelit Promosi

Gubernur HD didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia HD saat membuka Sriwijaya Wxhibiton 2019 di Jakarta, Selasa (08/10/2019). Foto: humas pemprov sumsel

JAKARTA, PALPOS.ID – Sebagai mantan pedagang yang cukup berpengalaman, Gubernur Sumsel H Herman Deru meminta pelaku industri kecil menengah (IKM) jangan sekali-kali takut dan ragu untuk melakukan promosi produk.

Pernyataan itu dengan tegas dikatakannya saat membuka Sriwijaya Exhibition 2019 yang digelar di Lobby Plaza Industri Kementerian Perindustrian  Jakarta, Selasa (08/10/2019) siang.

Menurut HD, asalkan pangsa pasar yang dituju jelas dan berpotensi memancing pembeli datang, promosi boleh dilakukan jor-joran. Karena menurut Dia, jika diperhatikan terkadang tak sedikit pembeli dari kalangan menengah atas membeli barang karena gengsi. Oleh karena itulah promosi perlu dilakukan dengan biaya besar bila perlu hingga ke luar negeri.

“Asalkan memang prospektif silahkan lakukan tapi jangan lebay juga.  Jadi jangan takut dan hitung-hitungan promosi. Promosi memang seperti itu mahal. Kalau sekarang di Kantor Kementerian bukan tidak mungkin nanti exhibition ini kita gelar di mal-mal mewah seperti Senayan City atau Plaza Senayan, agar produk Sumsel terkenal, ” tukasnya.

Lebih jauh dikatakannya, suatu kehormatan tersendiri bagi Sumsel karena sudah mendapatkan kesempatan mengadakan Sriwijaya Exhibition di Kantor Kementerian Perindustrian yang digelar mulai 8-11 Oktober 2019.

Dengan demikian beragam hasil kerajinan dan produk unggulan Sumsel seperti kain, tas, sepatu, sajadah serta aksesoris dan lainnya semakin dikenal oleh masyarakat dari seluruh Indonesia.

Di tempat yang sama Hj Percha Leanpuri selaku Pembina Leanpuri Foundation yang juga penyelenggara Sriwijaya Exhibition 2019 mengungkapkan, bahwa UMKM memegang peranan  penting dalam perekonomjan negara Indonesia. Hasil karya para oelaku UMKM ini diharapkan dapat menarik minat investor di sektor industri di Sumsel. (nov/bar)