Kapolres Muba: Menyerah atau Ditembak Mati

Kedua tersangka kasus perampokan disertai pembunuhan yang diamankan beberapa waktu yang lalu. Foto: dok/hb/fin

SEKAYU, PALPOS.ID – Jajaran Polres Muba terus memburu tiga orang komplotan tersangka perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan dua orang buruh tewas dengan luka tembak.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk, meminta kepada ketiga pelaku segera menyerahkan diri ke Mapolres Muba atau ke Mapolsek. “Kita layangkan peringatan kepada tiga pelaku lainnya untuk menyerahkan diri. Karena pihak kepolisian terus melakukan pengejaran,” tegas Yudhi, Selasa (08/10/2019).

Jika menyerahkan diri, kata Yudhi, pihaknya akan memproses pelaku secara baik. Namun jika sebaliknya, para pelaku tertangkap dan memberikan perlawanan, akan diberikan tindakan tegas, bahkan tindakan terukur. “Kita bisa ambil tindakan tegas, namun terukur. Ya kalau tidak, kita langsung kirim ke RS Bhayangkara Palembang (Tembak mati,red). Oleh karena itu, menyerahlah, dan datanglah baik-baik,” jelasnya.

Lebih lanjut mantan Kapolres Banyuasin ini menuturkan, pihak kepolisian telah mengantongi identitas ketiga pelaku Curas yakni berinisial S, AM, dan AS. “Identitas mereka sudah dikantongi dengan jelas, pengejaran terus dilakukan, perbuatan mereka itu sangat sadis,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dua dari lima pelaku curas di Devisi 1 Block C 27 PT Pinago Utama Desa Sugi Waras Kecamatan Babat Toman, pada pukul 02.30 WIB, Sabtu (21/08) yang menyebabkan dua orang buruh meninggal dunia atas nama Yulius Patra Kurniawan dan Tarmizi, menyerahkan diri ke Mapolsek Babat Toman.

Kedua pelaku yakni Panji Rahmat Akbar (19), menyerahkan diri pada pukul 22.30 WIB, Minggu (29/08) dengan diantar pihak keluarganya. Sedangkan pelaku Ario Saputra (23), menyerahkan diri, pada pukul 23.50 WIB, Selasa (01/10). Untuk ketiga pelaku lainnya yakni AM, S, dan R saat ini masih dalam pengejaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan polisi. (boi/hb/fin)