Terdakwa Portal Jalan Divonis Dua Bulan Penjara

Darwin, terpidana pemortalan jalan ketika digiring penyidik Kejari Lahat, Selasa (08/10/2019). Foto: ist/net

LAHAT, PALPOS.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat mengeksekusi Darwin (42), terpidana pemortalan jalan akses PT Banjarsari Pribumi (BP). Akibat ulahnya itu, Darwin yang merupakan warga Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat itu diganjar dua bulan penjara.

“(Ditangkap) di kediamannya. Sempat berusaha melarikan diri, tapi sudah kami antisipasi sejak awal,” kata Kasi Intel Kejari Lahat, Bani Imanuel Ginting SH kepada wartawan, Selasa (08/10/2019). Darwin sendiri ditangkap Senin (07/10/2019).

Tahun 2017 lalu, Darwin berdalih mendapat kuasa dari Ashar Abas selaku pemilik lahan. Darwin melakukan pemortalan jalan PT BP, menggunakan kayu pohon dan ranting-rantingnya, dengan alasan akses jalan tersebut belum ada ganti rugi.

Sedangkan dalam bukti persidangan di Pengadilan Negeri Lahat terkuak, usaha pertambangan batu bara itu, sudah memiliki IUP dan UPK. Darwin lantas dinyatakan bersalah, dan diputus majelis hakim dua bulan kurungan penjara.

Sebelum dieksekusi, Darwin sempat mengajukan upaya banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Lahat, yang menyatakannya bersalah dengan vonis dua bulan penjara. Hanya saja Pengadilan Tinggi (PT) Palembang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Lahat.

“Sudah inkracht. Sejak Maret 2019 yang lalu kita panggil, pemanggilan ke-3 tetap tidak digubris, terdakwa terpaksa kita eksekusi. Terpidana sudah kita serahkan ke Lapas Kelas II A Lahat,” jelas Ginting. (ari)