Berhasil Lobi KKP, Kota Prabumulih Bakal Miliki PIH

Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan saat meninjau lokasi pembangunan PIH, Rabu (09/10/2019). Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kota Prabumulih, Drs Syamsurizal SP mengatakan, pihaknya berhasil melobi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, untuk membangun Pasar Ikan Higienis (PIH) di Kota Prabumulih.

“Tahun ini kita mendapat bantuan pembangunan pasar higienis dari kementerian dan tahun ini juga akan segera dilakukan pembangunan,” ujar Syamsurizal ketika dibincangi wartawan usai menerima kunjungan dari Dirjen Kelautan KKP, Rabu (09/10/2019).

Dikatakannya, pembangunan pasar ikan higienis tersebut diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp2 miliar yang bersumber dari APBN 2019. “Untuk pembangunan sendiri rencananya akan dilakukan di belakang Pasar Tradisional Modern (PTM) 2 Kota Prabumulih,” ungkapnya.

Masih kata Syamsurizal, pihaknya dan KKP telah melakukan peninjauan di titik nol lokasi pembangunan. “Rencananya dibangun dua tingkat tapi untuk tahap awal satu tingkat dulu, luas bangunannya sekitar 450 meter persegi. lokasinya di belakang PTM 2,” bebernya sembari menegaskan pembangunan pasar ikan higienis ditargetkan selesai per 31 Desember 2019 mendatang.

Nantinya, sambung Kadistan, pasar ikan tersebut dapat menampung sebanyak 80 pedagang ikan. “Perlantainya dapat menampung 80 pedagang, pasar ikan ini beda dengan pasar ikan tradisional disini nantinya tidak becek dan tidak kumuh,” tuturnya.

Ditanya apakah pedagang yang akan menempati pasar ikan higienis sudah didata atau belum, Syamsurizal menegaskan pihaknya masih menunggu petunjuk dari Walikota Prabumulih. “Pastinya ini diperuntukkan bagi pedagang ikan yang selama ini berjualan di PTM maupun pasar inpres,” katanya.

Lebih lanjut Kadistan berharap, pasar ikan higienis dapat menciptakan pasar ikan yang bersih dan higienis seperti namanya. “Selama ini pasar ikan itu kesannya becek dan kumuh, dengan pembangunan itu akan bersih dan nyaman berbelanja,” pungkasnya. (wan)