106.307 Hektare Lahan di Provinsi Sumsel Terbakar

Helikopter pemadam karhutlah di Riau dialihkan ke Sumsel untuk membantu memadamkam kebakaran lahan di Sumsel. Foto : ist/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Karhutlah di Sumsel masih meluas. Berdasarkan data satelit Lapan, ada 342 titik panas di Sumsel, dimana 120 titik panas dengan tingkat kepercayaan diatas 80 persen.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan, luas area terbakar saat ini mencapai 106.307 hektare, total luasan itu tersebar di 11 daerah di Sumsel. Rinciannya, untuk luasan lahan terbakar lainnya di Sumsel, yakni OKI dengan luas 40.165 hektare, Muba 30.279 hektare, Banyuasin 18.094 hektare, Mura 2.047 hektare, Muratara 6.276, OI (Ogan Ilir) 5.418 hektare, Muara Enim 2.019 hektare, PALI 1.561 hektare, OKU Timur 152 hektare dan untuk Kota Palembang sendiri 264 hektare.

“Kami sudah memeriksa di lapangan dengan helikopter patroli. Hasilnya, kebakaran terbanyak masih terjadi di OKI, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim dan lainnya. Namun jumlah titiknya tidak banyak. Meski sudah diguyur hujan, namun kebakaran lahan masih saja berlangsung. Kita sudah turunkan tiga helikopter waterbombing ke OKI. Karena memang lokasi terbakar sulit diakses tim darat. Sementara dua helikopter waterbombing diarahkan ke Musi Banyuasin,” tuturnya.

Ansori menambahkan, satu helikopter waterbombing itu merupakan peralihan bantuan BNPB yang selama ini memadamkan Karhutla di Riau, karena masih banyaknya daerah terbakar di Sumsel.

“Karena Riau dinilai sudah tidak banyak karhutlah, BNPB menempatkan satu helikopter ke Sumsel. Sebab di Sumsel, karhutla masih terjadi dan meluas. Hujan memang terjadi di Sumsel tapi sporadis, dan belum mampu memadamkan semua daerah yang terbakar di Sumsel,” tambahnya.

Ansori menyebutkan, Dan terkait upaya TMC (Teknik Modifikasi Cuaca) saat ini belum bisa dilakukan, karena mengingat awan penghujan belum ditemukan. “TMC agak sulit karena awan penghujan tidak ada dan untuk pesawat TMC sendiri standby di Lanud Sri Mulyono Herlambang,” tutupnya. (nov)