Karhutlah di Empat Lawang Telan Dua Korban Jiwa

Tim gabungan mendatangi lokasi dimana korban Arin ditemukan sudah tak bernyawa, Kamis (10/10/2019). Foto: padri/Palpos.ID

EMPAT LAWANG, PALPOS.ID – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di Kabupaten Empat Lawang, sudah menelan dua korban jiwa. Sebelumnya, pada Rabu (09/10/2019), sekitar pukul 16.00 WIB, Davris alias Keyek (45), warga Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang ditemukan tewas dalam kondisi gosong.

Lantas keesokan harinya, Kamis (10/10/2019), satu korban lagi ditemukan tewas juga diduga kasus karhutlah. Korban kedua ini Arin (77), warga Desa Pagar Jati Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang.

Informasinya, setiap hari korban pergi ke kebun miliknya dan menjelang sore hari sebelum magrib korban sudah pulang. Namun, pada Rabu (09/10/2019), korban pergi ke kebun. Akan tetapi hingga sore harinya tak pulang ke rumahnya.

Setelah dilakukan pencarian, akhirnya Kamis (10/10/2019), korban ditemukan di kebun miliknya, namun sudah dalam keadaan tak bernyawa. ‘’Biasanya sebelum Maghrib korban sudah pulang. Pada Rabu sesudah maghrib korban belum juga pulang. Melihat ayahnya tak kunjung pulang, disusullah oleh anak-anaknya ke kebun. Namun saat ditemukan korban sudah meninggal,” kata Kades Pagar Jati, Absan, saat dihubungi wartawan melalui WA, Jumat (11/10/2019).

Sedangkan sebelumnya, Davris alias Keyek menghilang dari rumah sudah dua hari dan ditemukan sudah tewas terbakar dalam keadaan gosong di kebun miliknya.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto, melalui Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Hardiman, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat di Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Korban (Davris alias Keyek) diketahui sempat dinyatakan hilang sejak Selasa (08/10/2019). Namun betapa kagetnya warga dan pihak keluarga korban, saat dilakukan pencarian didapati korban sudah tidak bernyawa dan mayat korban sudah gosong. “Ya benar ada, korban ditemukan di kebun milik korban sendiri dan sudah tidak bernyawa dan dalam keadaan gosong (terbakar red),” kata Kompol Hardiman, Rabu (09/10/2019). (pad)