PALI Segera Aktifkan Sumur Gas WK Raja/Pendopo

Sekda PALI Syahron Nazil saat silaturahmi dengan menejemen PT PHE di Palembang beberapa waktu lalu. Foto Friday/Palpos.ID

PALI, PALPOS.ID – Setelah resmi diambil alih 100 persen pengelolaan Wilayah Kerja (WK) Raja/Pendopo oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebelumnya blok migas dioperasikan oleh Joint Operating Body (JOB) Pertamina dan Golden Spike Indonesia Ltd akan segera diaktifkan.

Bupati Pali H Heri Amalindo, melalui Sekda Pali Syahron Nazil mengapresiasi kepada management PHE OK RT, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir mendukung penuh akan diaktifkanya kembali sumur dan gas oleh PHE Raja/Pendopo.

“Pemerintah Kabupaten PALI sanggat mensupport dengan program kerja yang dilakukan oleh PHE Raja Tempirai nantinya, karena dengan meningkatkan produksi minyak (Oil) akan mengaktifkan kembali sumur Gas oleh PHE Raja Tempirai, Pemkab beserta masyarakat akan bersama–sama untuk mendukung dan kerjasam dengan semua elemen  memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua perusahaan yang beoperasi di Bumi Serepat Serasan,” ungkap Syahron, Jumat (11/10/2019).

Sebelumnya dikatakan Sekda, PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) Ogan Komering Raja Tempirai (PHE OK RT), melakukan silaturahmi sekaligus rama tama dengan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), H Heri Amalindo Rabu (8/10) di Palembang.

“Pertemuan tersebut dihadiri pihak management PHE OK RT dengan Buaptai PALI, H Heri Amamlindo diwakili Sekda PALI Syahroni Nazil, Husman Gumanti, SE, M.Si Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Amrullah, SPd. MSi, Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Untuk diketahui, luas WK Raja/Pendopo saat ini sebesar 531,28 km2, memiliki total 30 sumur, 12 sumur produksi, 3 sumur injeksi,15 sumur non produksi yang lokasinya di Air Itam Productions Facilities yang berada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Berdasar data SKK Migas, blok ini rata-rata sehari bisa memproduksikan 500 barel per hari dan gas 0,17 MMSCFD. (fri)