Heboh, Warga Rambutan Temukan Mortir Aktif Peninggalan Perang

BANYUASIN, PALPOS.ID – Warga Desa Sako, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuaisn, dihebohkan dengan penemuan mortir yang diperkirakan peninggalan zaman perang. Kini mortir aktif tersebut sudah dievakuasi ke Markas Brimob Polda Sumsel.

Informasi dihimpun, pertama kali mortir itu ditemukan oleh Dedi Kusuma, warga Desa Sako, tengah menggali tanah untuk septic tank di rumah Sahili, warga setempat. Tiba-tiba cangkul yang diayunkannya ke tanah membentur benda seperti besi, namun tak dihiraukannya.

“Kira-kira tiga kali cangkul saya kena benda itu, baru terlihat bentuknya seperti bom. Lalu saya angkat dan dibersihkan dari tanah, ternyata benar itu bom,” katanya, Rabu (16/10).

Dia menjelaskan, mortir itu baru ditemukannya setelah menggali di kedalaman sekitar 70 meter. Setelah ditemukan, ia langsung melapor kepada Kepala Desa dan Polsek Rambutan.

Kapolsek Rambutan, AKP Iskandar, membenarkan adanya warga yang menemukan mortir tersebut.

“Benar, kita dapat informasi dari masyarakat dan langsung berkoordinasi dengan Kapolres Banyuasin. Kemudian Kapolres Banyuasin menelpon Tim Gegana Brimob Polda Sumsel, dan langsung mengevakuasi mortir tersebut,” jelasnya.

Sementara, Kanit Jibom Sat Brimob Polda Sumsel, Iptu Wuli Hartoyo yang tiba di lokasi penemuan ortir mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak militer. Bom tersebut memiliki berat 12 Kg dengan panjang 40 Cm dan berdiameter 34 Cm. (yan/hb/fin)