Hanna, Bayi di OKU Timur yang Lahir Tanpa Anus

Hanna, bayi mungil yang mengalami cacat anus butuh penanganan segera, Kamis (17/10/2019). Foto: ardi/Palpos.ID

MARTAPURA, PALPOS.ID – Kondisi seorang bayi yang baru berusia lima hari asal Martapura Kabupaten OKU Timur mengalami Atresia Ani (cacat anus,red). Bayi mungil itu bernama Hanna.

Ditemui di rumahnya, Lisnawati (38), ibu dari Hanna mengatakan, jika kondisi bayinya itu diketahui oleh bidan pada saat kelahirannya Minggu silam. “Enggak tahu apa namanya, tapi bayi saya itu kata bidan tidak ada lubang duburnya. Tapi kondisinya normal, lahirnya seberat 2,1 kilogram,” katanya kepada wartawan, Kamis (17/10/2019).

Dituturkan Lisna, saat ini putri kelimanya itu sudah dua hari dirawat di RSUD OKU Timur Desa Tulus Ayu Kecamatan Belitang Madang Raya. “Ini giliran sama adek-adek saya yang nungguinnya,” kata dia lagi.

Sementara Direktur RSUD OKU Timur dr Sugi Hartono, membenarkan jika ada pasien bayi yang mengalami cacat anus. “Nama kondisinya itu adalah Atresia Ani atau cacat anus. Kondisi bayi ini tidak memiliki lubang anus,” kata dr Sugi yang dihubungi via telepon, kemarin.

Bayi itu sendiri saat ini mendapat perawatan konservatif. “Saat masuk bayi mengalami muntah-muntah. Mungkin karena sudah diberikan ASI, sehingga perutnya kembung kepenuhan. Makanya sekarang tidak diberikan makanan padat, tapi diinfus cairan untuk menjaga kondisi tubuhnya,” ungkap dr Sugi lagi.

Untuk pengobatannya, tambah dr Sugi, bayi itu akan dirujuk ke Palembang untuk mendapatkan penanganan bedah di RSMH Palembang. ‘’Bayinya akan secepatnya dirujuk ke RSMH Palembang, untuk dibedah,” tambahnya. (ard)