Air Terjun Watervang Lubuklinggau ‘Hilang’

Air Terjun dari Bendungan Watervang di Kota Lubuklinggau, Selasa (22/10/2019). Foto Maryati/Palpos.ID

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID Meski sempat diguyur hujan tiga malam berturut-turut, namun debit air Sungai Kelingi di Kota Lubuklinggau belum juga normal. Akibatnya, sejak empat bulan terakhir, sudah tidak ada lagi pemandangan air terjun di Bendungan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

“Malam minggu lalu, sempat hujan deras sehingga debit air di bendungan sempat tinggi dan airnya kembali terjun, tetapi pemandangan itu hanya bertahan dua hari, sekarang air terjunnya menghilang kembali,” kata Erik, juru parkir di area sekitar Air Terjun Watervang, Selasa (22/10/2019).

Menurut Erik, keringnya air terjun watervang berdampak menurunnya jumlah pengunjung yang datang ke lokasi itu. “Sekarang sepi pengunjung,” ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, meski tidak ada pengunjung dari luar daerah tetapi masyarakat lokal selalu ramai datang. Sebagian ada yang sengaja datang hanya untuk menumpang makan dan minum saja. Sebagian ada juga yang datang untuk swa foto atau foto selfi dengan latar air terjun.

“Ada yang sengaja bawa nasi bungkus atau pesan lotek disini, terus makan-makan sambil menghadap air terjun, ada juga yang cuma foto-foto,” katanya.

Sekarang, dikatakan Erik, ada beberapa masyarakat yang datang bukan untuk berfoto, makan-makan atau sekedar santai. Sebaiknya mereka datang untuk memancing ikan.  “Sekarang banyak yang turun untuk mancing,” ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan Jopan, salah satu pengunjung yang datang untuk makan lotek sambil menghadap bendungan air terjun. “Ya makan disini enak, sambil menimati semilir angin dan melihat pemandangan air terjun ditambah suara gemercik air, tapi sekarang air terjunnya tidak nampak apa lagi suara gemercik airnya,” kata Jopan.

Ditambahkan Jopan, biasanya hampir setuap hari dia dan rekan-rekannya makan siang dan istirahat di Watervang. Tetapi sekarang paling hanya satu minggu sekali malah sudah beberapa minggu ini cuma lewat saja. “Pemandangan air terjunnya sudah hilang, jadi kurang seru!!!,” ujarnya. (mar)