Tiga Agenda Prioritas, Menteri Jangan Korupsi!

Kabinet Indonesia Maju yang dilantik Presiden Jokowi, Rabu (23/10/2019). foto: fin/net

JAKARTA, PALPOS.ID – Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 orang menteri dan 4 pejabat setingkat menteri dalam jajaran kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019). Ada tujuh pesan khusus yang disampaikan Jokowi kepada para pembantunya. Yang terpenting adalah tidak korupsi selama menjabat.

“Saya juga telah memerintahkan kepada seluruh anggota kabinet, pertama jangan korupsi. Ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi. Kedua, tidak ada visi misi menteri. Yang ada visi misi presiden dan wakil presiden,” tegas Jokowi Istana Merdeka Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Ketiga semua harus kerja cepat, kerja keras dan kerja produktif. Yang keempat, jangan terjebak rutinitas kerja yang monoton. Pesan kelima, kerja berorientasi pada hasil nyata. “Sudah saya sampaikan tugas kita bukan hanya menjamin sent, tetapi delivered,” imbuhnya.

Pesan keenam, para menteri diminta selalu mengecek masalah di lapangan dan menemukan solusi. Ketujuh, semua menteri harus serius bekerja. “Saya pastikan yang tidak serius, yang tidak sungguh-sungguh, hati-hati. Bisa saya copot di tengah jalan,” papar Presiden.

Terkait nama Kabinet Indonesia Maju, Jokowi menyebut karena kebijakan akan diarahkan pada tujuan Indonesia yang lebih maju. “Dalam lima tahun lalu, kita kan kerja, kerja, kerja. Sekarang arahnya lebih dikerucutkan untuk mengantarkan Indonesia maju,” papar Jokowi yang didampingi Wapres KH Ma’ruf Amin.

Menurutnya, usai dilantik para menterinya sudah siap bekerja. Kepala Negara menegaskan tidak ada target 100 hari. Karena pemerintahan saat ini adalah melanjutkan pemerintahan sebelumnya. (rh/fin)