Belido.id Gandeng Pasar 16 Ilir, Sasar 2.600 Pedagang Grosir dan Eceran

GM PT GDP , Budi Sulistiyani dan CEO Belido.id St Reno Irawan (tengah). foto : istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID –  Komitmen Belido.id untuk berperan serta menggerakan ekonomi digital di Palembang terus dilakukan.

Terbukti perusahaan E-commerce yang konsen di bidang marketplace ini terus menggandeng merchant dari banyak unit usaha, baik UMKM dan pedagang pasar.

Terbaru, Belido.id bekerjasama dengan PT Gandha Tahta Prima (GTP) selaku pengelola Pasar 16 Ilir Palembang, berkomitmen untuk menjadikan para pedagang di pasar grosir dan eceran terbesar di Sumatera ini, menjadi mitra dan mendaftar sebagai merchant di Belido.id.

General Manager PT GDP , Budi Sulistiyani mengatakan cukup antusias dengan ajakan kerjasama Belido.id untuk menggandeng para pegadang di Pasar 16 untuk menjadi mitra perusahan marketplace ini.

“Saya sudah lama berharap ada perusahaan e-commerce asli Palambang yang bisa bekerjasama dengan para pedagang kami. Belido.id bisa menjadi solusi konkret, agar para pedagang di Pasar 16 dapat berjualan secara online,’’ terangnya saat pelaksanaan MoU dengan belido.id di kantornya Selasa (29/10).

Menurut wanita yang akrab disapa Yeyen ini, saat ini total pedagang yang terdaftar resmi di bawah PT GDP baik yang jualan grosir dan eceran total berjumlah 2600 pedagang.

‘’Di era serba digital ini, saya juga mendorong para pedagang selain berjualan secara konvensional, juga mulai berjualan secara online. Kami melihat keberadaan Belido.id sebagai perusahaan marketplace asli Palembang dapat membantu para pedagang di Pasar 16 untuk mulai berjualan secara online,’’ ungkapnya.

Yeyen menambahkan dari total 2.600 pedagang di Pasar 16, sebagian besar adalah pedagang produk produk fashion.

‘’Pedagang produk fashion seperti baju, tas, sepatu, aksesoris sebanyak 60 persen. Sisanya terdiri dari para pedagang perhiasan, pernak pernik, kebutuhan rumah tangga, home furniture serta padagang basah (sayur/buah),” ujar  lulusan UNS Solo ini.

Sementara itu, CEO Belido.id St.Reno Irawan menyatakan, jika perusahaan yang dipimpinnya terus berkomitmen mengembangkan potensi UMKM dan para mitra yang tergabung di merchants ecommerce agar produknya dikenal dan dapat dipasarkan secara luas di Indonesia.

Menurutnya, sebagai perusahaan marketplace yang lahir di Palembang sudah menjadi tanggung jawab dan dedikasi agar produk produk khas Palembang mampu bersaing dengan produk nasional.

‘’Dengan bergabungnya para pedagang di Pasar 16  di Belido.id akan menambah jumlah merchant yang telah bergabung sebelumnya di marketplace kami. Kami menargetkan , sampai akhir tahun 2019 total merchant kami sebesar 25.000 toko baik grosir ataupun yang eceran. Produk produk khas Palembang seperti pempek, songket, kain jumputan, serta produk khas Palembang lainnya akan menjadi prioritas kami untuk dijual di Belido.id. Meski juga tidak menutup kemungkinan penjual dengan produk umum lainnya,’’tegasnya.

Reno menambahkan, Pasar 16 Ilir adalah ikonik pasar grosir dan terbesar di Sumatera Selatan bahkan di  Sumatera.

‘’Jadi ini juga momentum untuk kami agar mampu makin mengenalkan Pasar 16 melalui produk produk yang dijual pedagang dengan produk serta kualitas yang tidak kalah dengan Pasar Tanah Abang,’’ tandasnya. (ril)