Korban Disekap Lalu Diperkosa di Pondok Kebun Kopi

Salah seorang tersangka pencabulan yang diamankan di Mapolres OKU Selatan, Rabu (30/10/2019). Foto: ist/net

MUARADUA, PALPOS.ID – Malang nasib seorang perempuan sebut saja namanya Bunga (24), warga Kampung Sawah Kelurahan Pasar Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan. Pasalnya ia menjadi korban penyekapan sekaligus pemerkosaan.

Korban harus menjadi sasaran pelampiasan nafsu liar dua temannya yakni Iwan (23) dan Antoni (24), yang merupakan warga Desa Mehanggin Kecamatan Muaradua, yang selama ini sudah dianggap keluarganya sendiri atau seperti kakak sendiri.

Korban dicabuli secara bergiliran oleh kedua pelaku di pondok di perkebunan kopi milik kedua pelaku yang terletak di Talang Batu Belah Desa Mehanggin Kecamatan Muaradua. Kejadian itu, Jumat (25/10/2019).

Saat itu korban berangkat diajak kedua pelaku ke lokasi dengan alasan hendak mengambil buah jengkol. Tanpa curiga adanya hasrat terpendam kedua pelaku, korban menuruti keinginan pelaku lantaran memang sudah lama dikenal bahkan sejak kecil oleh korban tersebut.

Nahas, setiba di kebun setelah usai santap siang, korban tengah beristrahat malah digerayangi oleh pelaku Antoni (20) dan diikuti oleh pelaku Iwan (24). Mengetahui bagian vital tubuhnya digerayangi, korban berteriak dan meminta pertolongan pelaku lain tengah berada di bawah pondok. Apesnya, Iwan malah membantu memegang dua tangan korban.

Kedua pelaku secara bergiliran menggagahi korban dan kemudian langsung menyekap korban di dalam kamar dengan cara tangan dan kaki diikat dengan tali. Karena khawatir korban berteriak, kedua pelaku sempat mencekik dan memukuli korban tersebut.

Aib tersebut berhasil terungkap setelah kerabat korban curiga melihat kondisi korban berantakan usai diperkosa dan disekap kedua pelaku. Korban didesak akhirnya menceritakan peristiwa kelam kepada keluarganya, hingga keluarga langsung melapor ke polisi.

Kapolres OKU Selatan AKBP Denny Agung Andriana SIK MH, melalui Kasatreskrim AKP Kuniawi HB SIK mengatakan, kedua pelaku sudah diamankan di pondoknya tak lama berselang ada laporan korban. “Tak lama laporan masuk, kedua pelaku langsung kami jemput Tim Buser dengan didampingi Perangkat Desa dan Kades setempat,” ungkapnya, Rabu (30/10/2019). (hos/fin)