Tindaklanjuti Laporan Dugaan Oknum Guru Cabul, Polres Terjunkan Tim

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Guna memastikan laporan dari beberapa siswi SDN 1 Pematang Suka Tani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh guru kelasnya, AS (53). Pihak Polres OKI menurunkan satu tim dari bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut.

“Tim yang diturunkan ini, akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan lainnya guna kepentingan proses selanjutnya. Untuk hasil pemeriksaannya, masih belum diketahui karena tim masih di lokasi,” kata Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM melalui Kasatreskrim, AKP Agus Prihardinika SH, Rabu (30/10).

Dikatakannya, dari pengakuan orang tua korban, perbuatan oknum guru yang sekaligus sebagai wali kelas ini diketahui pada Kamis (17/10), sekitar pukul 08.00 WIB, di gudang  SD N 1 Pematang Suka Tani. Para korban disuruh terlapor mengerjakan tugas hafalan IPS. Kemudian, korban satu persatu dipanggil oleh terlapor untuk masuk ke dalam gudang.

“Ternyata saat di dalam gudang, satu persatu korban yang telah masuk diperlakukan tidak senonoh oleh oknum guru itu, yakni perbuatan cabul dengan cara memegang korban,”ungkapnya.

Tak hanya disitu, terlapor juga mengancam sejumlah korban dengan berkata “Jangan dibilang siapa-siapa, kalu dibilang nanti kamu tidak naik kelas”. Perbuatan oknum guru ini ternyata telah dilakukannya sejak para siswi kelas V SD hingga sejumlah korban telah duduk di kelas VI.

“Dari beberapa siswi yang  yang melapor, sudah ada sebanyak 7 siswi yang telah dilakukan pemeriksaan dan visum. Tetapi dari pengakuan korban yang telah diperiksa, diduga semua siswi perempuan satu kelas mereka menjadi korban perbuatan oknum guru tersebut ,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, Selasa (29/10), sejumlah siswi berseragam SD dengan didampingi orang tuanya, melaporkan seorang oknum guru ke SPKT Polres OKI, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/271/X/2019/Sumsel/Res OKI. Pasalnya oknum guru sekolah tersebut diduga telah melakukan tindak pidana cabul atau tentang Undang Undang Perlindungan Anak. (nis/oe/fin)