Tersangka Pembunuhan Biduan Menyerahkan Diri

Tersangka Eko (Kepala botak) yang diamankan pihak kepolisian, Kamis (31/10/2019). Foto: arif/Palpos.ID

LAHAT, PALPOS.ID – Kerja keras Satreskrim Polres Lahat mengungkap pelaku penyerangan di arena orgen tunggal (OT) di Desa Petikal Lama Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, Senin (14/10/2019) dini hari, membuahkan hasil.

Dua pelaku penyerangan yang menyebabkan Puasari alias Sari (23), meninggal dunia, yakni tersangka Eko Susanto (45), dan Sapriedi alias Sap (35), memilih menyerahkan diri. Kedua warga Petikal Lama tersebut menyerahkan diri ke Mapolres Lahat, Rabu (30/10/2019), sekitar pukul 10.05 WIB.

Ini dilakukan keduanya setelah penyelidikan polisi mengarah kepada keduanya sebagai dalang penyerangan. “Hasil penyelidikan, pelaku penyerangan itu dua tersangka ini. Keduanya juga sudah mengetahui itu, dan memilih menyerahkan diri,” kata Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Paur Humas Aiptu Lispono, Kamis (31/10/2019).

Sebelum peristiwa penyerangan terjadi, korban Sari yang berstatus biduan datang dari desanya, Desa Saung Naga Kecamatan Kikim Timur bersama teman lelakinya, Pirmansyah (20), warga Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah.

Sejoli itu datang setelah dijemput Juwendi (48), warga Desa Lubuk Gelumpang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, menggunakan mobil Toyota Avanza. Tiba di panggung resepsi pernikahan, Sari pun langsung menghibur warga.

Bahkan, sempat berjoget bersama pengunjung, yang membuat Pirmansyah cemburu, hingga terlibat adu mulut dengan Eko dan Sap. Pirmansyah pun mengajak Sari meninggalkan lokasi menggunakan mobil bersama Juwendi. Belum sempat meninggalkan lokasi, ketiganya langsung diserang massa menggunakan batu.

Beruntung warga yang mengetahui peristiwa itu, langsung menyelamatkan tiga orang dalam mobil yang sudah rusak. Meski Pirmansyah dan Juwendi menderita luka lecet dan memar. Sedangkan Sari dalam keadaan pingsan, kemudian dilarikan ke Puskesmas Bungamas, tapi nyawanya tidak dapat diselamatkan. (ari)