Nodong Dapat Hp, Ditangkap Kena Tembak

Pelaku Badawi usai mendapat perawatan luka di RS Bari Palembang. Foto: istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – Meski berhasil menggasak satu unit ponsel Samsung Galaxy J2 ketika melakukan tindak kejahatan, namun tak sebanding dengan akibat yang harus ditanggung M Al Badawi alias Saad (19), warga Jalan Gubernur H Bastari, Kecamatan Jakabaring Palembang.

Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) ini, terpaksa meringis menahan rasa sakitnya dihantam timah panas yang bersarang di kaki kanannya, lantaran melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri saat dilakukan penyergapan di rumahnya oleh anggota Unit Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang, Kamis (31/10), sekitar pukul 23.15 WIB.

“Anggota kita terpaksa melumpuhkan pelaku, karena melakukan perlawanan dan berupaya kabur ketika akan ditangkap di rumahnya,” kata Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Tekab, Iptu Tohirin, Jumat (1/11).

Pelaku diamankan, lantaran telah melakukan tindak pidana curas terhadap korban Rama Andi Prayoga (13), warga Desa Talang Kemang, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sabtu 13 Juli 2019, sekitar pukul 17.30 WIB, di Halte Trans Musi depan Kantor PLN Jalan Gubernur H Bastari, Kecamatan SU I Palembang.

“Saat itu korban berjalan kaki. Lalu pelaku bersama temannya menghentikan korban dan langsung menodongkan senjata tajam jenis pisau. Kemudian mengambil Hp Samsung Galaxy J2 milik korban yang berada di saku celana, lalu pergi meninggalkan korban,” jelasnya.

Selain mengamankan pelaku, anggota Unit Tekab juga berhasil menyita barang bukti senjata tajam jenis pisau yang digunakan pelaku saat beraksi. “Kini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolresta, guna dilakukan proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Sementara, Badawi mengakui perbuatannya telah menodong dan merampas ponsel milik korban. “Iya, saya yang menodong korban, saat dia jalan kaki di depan halte.  Hp nya saya jual, uangnya sudah habis untuk makan dan beli rokok,” ungkapnya. (zon)