Pernikahan Tak Direstui, Usus Terburai Disabet Celurit

Ilustrasi. Foto: ist/net

BANYUASIN, PALPOS.ID – Lantaran tak merestui sikap Amril dengan menikahi anak gadisnya, membuat Tohir gelap mata. Dengan penuh emosi, ayah dari Mawar (nama disamarkan) itu langsung menemui Amril, warga Dusun III Desa Taja Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Sayang, pertemuan keduanya berujung petaka. Amril harus mengalami luka tebasan celurit di bagian perut sebelah kiri. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Tohir yang mendatangi rumah korban Amril, berujung pada cekcok dan hingga mengakibatkan pelaku mengayunkan senjata tajam jenis celurit di arah korban.

Dan itu mengenai perut bagian bawah sebelah kiri. Bahkan usus korban terburai, hingga harus dilarikan warga ke RSUD Banyuasin. Peristiwa yang terjadi Jumat (01/11/2019) pagi itu sontak membuat heboh masyarakat Desa Taja Mulya. Dari sejumlah warga, menyebutkan peristiwa itu diduga sikap tersangka yang tak terima lantaran korban yang berstatus duda itu, menikahi anak gadisnya.

“Jadi anak pelaku nikah dengan korban. Kabarnya juga kalau pernikahan itu tidak mendapatkan persetujuan orang tua gadis. Ya, kemungkinan nikahnya diam-diam,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya Senin (04/11/2019).

Sampai akhirnya pelaku bertemu dengan korban pada Jumat pagi, entah bagaimana akhirnya keduanya sempat cekcok. Kemudian pelaku yang hendak berangkat ke sawah dengan membawa celurit, tanpa basa basi menghujamkan celurit ke korban.

Sehingga korban tidak sempat melawan, dan korban Amril mengalami luka cukup serius yaitu luka bagian perut sebelah kiri sehingga ususnya keluar. Melihat korban terkapar, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan korban berteriak meminta pertolongan.

“Warga disini mendengar teriakan korban langsung membawa ke RSUD Banyuasin. Karena alami luka parah,  akhirnya dirujuk ke RSMH Palembang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” katanya lagi.

Kepala Desa Taja Mulya, Supandi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. “Namun untuk penyebab dan kronologisnya kurang tahu pak. Untuk lebih lengkapnya konfirmasi langsung dengan polisi,” ucapnya singkat. (ron/hb/fin)