Hasil Ngojek Turun, Wali Murid Curi Laptop di Sekolah

Iwan Hermawan, mengenakan baju tahanan nomor 35 tertunduk malu ketika dihadirkan dalam giat press rilis di Mapolresta Palembang, Rabu (6/11). Foto: Mizon/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Setelah hampir dua pekan diselidiki, akhirnya pencuri laptop di Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Zain Muttaqin yang beralamat di Jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, berhasil diamankan anggota Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang.

Pelakunya ternyata orang tua murid di SD IT tersebut, yakni  Iwan Hermawan (45), warga Jalan Ki Marogan, Lorong Roni, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati. Ia diamankan di rumahnya, Selasa (5/11), sekitar pukul 21.10 WIB, kemudian langsung digelandang ke Mapolresta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Di hadapan petugas, Iwan mengakui jika dirinya yang telah mencuri tas berisi laptop milik korban Anggrayani Putri Lampura (32) yang ditinggal di atas meja ruang kelas, karena saat itu korban mengikuti upacara di halaman sekolah.

“Waktu itu, saya mengantar anak ke sekolah dan melihat tas berisi laptop di meja ruang kelas. Setelah saya amati dan tidak ada orang yang melihat, lalu tas itu saya ambil dan saya langsung bergegas pergi,” ujarnya, Rabu (6/11).

Dia beralasan nekat melakukan aksi pencurian tersebut, lantaran terdesak kebutuhan untuk biaya anak sekolah.

“Untuk bayar sekolah anak, Pak. Karena pendapatan dari saya ngojek cuma cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. Apalagi akhir-akhir ini penumpang sepi, sehingga pendapatan juga menurun,” tuturnya.

Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Ranmor, Iptu Novel Siswandi Kurniawan mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari korban Anggrayani Putri Lampura (32), pada Minggu (3/11) lalu.

“Dalam laporannya, korban kehilangan tas berisi laptop merk Acer V5-132. Saat itu, Senin (28/10), sekitar pukul 08.15 WIB, korban meninggalkan tasnya di ruang kelas dan mengikuti upacara bendera di halaman sekolah,” jelas Novel.

Tidak lama kemudian, lanjutnya, pelaku datang mengantar anaknya dan melihat tas berisi laptop milik korban. Lalu tanpa basa-basi langsung mengambil tas tersebut, dan membawanya kabur.

“Usai upacara, korban langsung masuk ke ruang kelas, dan mendapati tas berisi laptop miliknya sudah tidak ada lagi. Setelah bertanya dan berusaha mencari, tapi laptopnya tidak ditemukan. Hingga akhirnya korban melapor ke SPKT Polresta Palembang,” terangnya.

Setelah laporannya diterima, kata Novel, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengantongi identitas pelaku yang mencuri laptop korban. “Kemudian kita langsung mendatangi kediaman pelaku, ternyata dia sedang berada di rumah dan langsung kita amankan,” pungkasnya. (zon)