Membunuh di Rian Cottage Pasal Sepaket Sabu

Tersangka Faridi alias Didi yang diamankan di Mapolsek Sukarami, Rabu (06/11/2019). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Seorang tersangka kasus pembunuhan, Faridi alias Didi (35), akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Sukarami, Senin (04/11/2019). Didi menyerahkan diri setelah sempat melarikan diri selama delapan hari.

Warga Sekojo Kecamatan Ilir Timur II ini dijadikan tersangka karena telah melakukan pembunuhan terhadap korban Aan Yohnizer (35). Kasus pembunuhan itu sendiri terjadi Minggu (27/10/2019), sekitar pukul 08.30 WIB, di room karaoke nomor 231 Hotel Rian Cottage Jalan Perindustrian II Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami.

Kepada polisi, Didi mengaku nekat membunuh korban karena kesal, lantaran korban tak mau mengganti sabu paket Rp 100 ribu yang telah dipakai korban. “Aku sama Aan masih keluarga sebenarnya, kami sering ketemu di sana. Nah dia itu aku tusuk pakai obeng yang ditajamkan. Ributnya karena korban marah, waktu aku minta ganti sabu yang dipakainya,” ujarnya, Rabu (06/11/2019).

Didi juga mengaku sudah sering main di Hotel Rian Cottage. “Aku sering mangkal di sana, kita disitu nyari tambahan ojek dan serabutan. Dia (korban,red) juga cari seseran jual barang (Narkoba,red) di sana,” timpalnya.

Usai kejadian tersebut, lanjut tersangka, dirinya sempat pulang ke rumahnya di kawasan Sekojo. Kemudian pergi ke Kota Lahat selama 6 hari. Baru akhirnya menyerahkan diri. Tersangka juga mengaku sebagai pemakai sabu sejak setahun terakhir. Selama dalam pelarian, dirinya merasa tidak tenang. “Saya menyerahkan diri atas kesadaran saya sendiri,” ucapnya.

Kanitreskrim Polsek Sukarami Iptu Herman SH menegaskan tindak pidana dilakukan tersangka Didi ini dilatari keributan karena barang terlarang narkoba. “Tersangka ini pemakai, untuk motifnya karena barang atau sabu milik tersangka digunakan korban awalnya, ributlah hingga terjadi penusukan,” ujarnya. (den)