1.900 Warga Kabupaten OKU Derita Penyakit Diabetes

Andi Prapto, Kabid P2P Dinkes Kabupaten OKU. Foto: ist/net

BATURAJA, PALPOS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKU berupaya menekan jumlah penderita penyakit tidak menular di wilayah itu seperti hipertensi, jantung, kencing manis dan obesitas atau kegemukan pada tubuh manusia.

Kepala Dinkes OKU,  Husni Thamrin melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Andi Prapto, Kamis (07/11/2019) menjelaskan, sejauh ini jumlah penyakit tidak menular (PTM) yang paling menonjol diderita oleh masyarakat di wilayah setempat yaitu hipertensi dan diabetes atau kencing manis.

Untuk hipertensi, kata dia, pada triwulan III tahun ini pihaknya mencatat ada sebanyak 3.700 orang jumlah masyarakat OKU yang menderita penyakit tidak menular tersebut. “Yang paling menonjol yaitu hipertensi dengan jumlah penderitanya mencapai 3.700 orang. Kumudian penyakit diabetes atau kencing manis sebanyak 1.900 orang,” katanya.

Dia mengemukakan, upaya yang dilakukan pihaknya dalam menekan jumlah penderita PTM tersebut dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah itu untuk merubah pola hidup agar berprilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu, kata dia, Dinas Kesehatan OKU juga mendirikan Pos Bindu di setiap desa yang disediakan sebagai tempat pelayanan pemeriksaan penyakit tidak menular bagi masyarakat di wilayah itu.

Dia menjelaskan, penyakit tidak menular ini terjadi karena berbagai faktor seperti kebiasaan merokok, diet atau pola makan yang tidak sehat, minim aktivitas fisik, stres dan konsumsi minuman beralkohol. “Selain itu, riwayat kesehatan keluarga juga dapat menjadi pemicu penyakit tidak menular ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat di wilayah itu untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat serta rutin melakukan pemeriksaan di Puskesmas dan Pos Bindu yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten OKU. “Pemeriksaan ini juga dilakukan secara gratis sekaligus masyarakat juga diberikan obat sesuai dengan penyakitnya,” ujarnya. (eco)