APKASI Harapkan SDM Guru di OKU Timur Ditambah

Bupati OKUT HM Kholid MD menerima kunjungan APKASI di Aula Bina Praja Pemkab setempat, Kamis (07/11/2019). Foto ardi/Palpos.ID

MARTAPURA, PALPOS.ID – Pemkab OKU Timur menerima audensi dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Bidang Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Imtak dan training tata kelola pendidikan di luar negeri serta literasi, bertempat di ruang rapat Bina Praja 2 Sekretariat Daerah Kabupaten OKU Timur, Kamis (07/11/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Hj Himatul Hasanah MP sebagai staf ahli APKASI mengatakan, berdasarkan fakta di lapangan dimana dirinya telah melakukan kunjungan kerja ke setiap kabupaten, banyak terjadi kekurangan tenaga guru. “Bukan hanya di OKUT tapi setiap Kabupaten di Indonesia. Untuk itu APKASI butuh peran pemerintah untuk membuka lowongan CPNS dan P3K agar SDM guru bertambah,” katanya.

Himatul melanjutkan, terkait sertifikasi guru, dirinya berharap dengan adanya program APKASI khususnya Bidang Training pendidikan dan literasi ini bisa meningkatkan kesejahteraan guru. “APKASI akan ada program baru tahun depan yang digagas oleh Mendikbud RI Nadiem Makarim yang membantu daerah dengan pinjaman tanpa jaminan untuk memajukan sumber daya setiap Kabupaten,” katanya.

Sementara, Bupati OKUT, HM Kholid SSos MSi mengatakan, perbaikan dan membangun sumber daya manusia wajib dilakukan, bukan hanya infrastruktur saja yang dibangun. “Perubahan itu penting, dimulai dari kita terlebih dahulu, Mari kita menjadi teladan di dunia pendidikan dari sekarang,” ujarnya.

Bupati menegaskan, kedepan program Pemerintah pusat lebih mengarah pada menghargai profesi keahlian ASN, yaitu jabatan fungsional tertentu yang telah dirancang sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Bupati juga menyampaikan niatnya untuk menjadi pengurus APKASI Bidang Ekonomi Pertanian, karena Kabupaten OKUT merupakan penghasil padi atau beras. “Tidak hanya pertanian, tetapi juga OKUT penghasil ternak terbanyak dan penghasil ikan di Sumsel, bahkan OKUT siap menjadi produsen bawang merah nasional dengan 50 hektare (Ha) lahan kebun bawang yang ada dengan hasil produksi bawang 11 ton lebih berkualitas super,” pungkasnya. (ard)