Bawaslu Sumsel Siaga Pilkada Serentak Tahun 2020

Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto menjelaskan kesiapan bawaslu untuk hadapi pemilu serentak, Kamis (07/11/2019). Foto: popa/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Sebanyak 7 Kabupaten di Sumsel akan menggelar Pilkada serentak 2020. Untuk menyukseskan pemilu tersebut, pihaknya mulai melakukan berbagai persiapan terutama di internal Bawaslu. Adapun 7 daerah tersebut adalah Kabupaten Ogan Ilir, PALI, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.

Ketua Bawaslu Sumsel sekaligus Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Sumsel, Iin Irwanto mengatakan, untuk menghadapi pilkada serentak tahun depan, pihaknya masih menunggu kepastian terkait penerapan UU Nomor 10 Tahun 2016.

Menurutnya, ada beberapa nomenklatur pengawas pemilu yang masih diuji materi di tingkat Mahkamah Konstitusi (MK). Iin menjelaskan, di UU tersebut, pengawas pemilu di tingkat kabupaten dan kota bernama Panwaslu dan dibentuk secara adhoc atau sementara.

Sementara, seiring perjalanan waktu, saat ini panitia pengawas di tingkat kota dan kabupaten sudah menjadi permanen dan bernama Bawaslu. “Khawatirnya, kalau formalnya tidak terpenuhi karena nomenklatur ini, maka semua yang dikerjakan oleh Bawaslu kota dan kabupaten ini jadi tidak sah,” tutur Iin, saat acara media gathering yang digelar Bawaslu di Palembang, Kamis (07/11/2019).

“Jika memungkinkan, revisi itu disamakan dengan UU nomor 7 tahun 2017. Di mana Panwas di daerah memiliki kewenangan lebih besar. Kalau UU itu (Nomor 10/2016) tidak memberikan kewenangan yang lebih besar,” timpalnya.

Selain soal regulasi, hal penting lainnya adalah terkait Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Alhamdulillah telah selesai ditandatangi untuk seluruh kabupaten yang akan mengadakan pilkada 2020. Kabupaten Musi Rawas menjadi yang terakhir dalam penandatanganan NPHD yang dilakukan pada 30 Oktober 2019 di pendopo Bupati Musi Rawas. (opa)