Oknum Guru Cabul Akhirnya Menyerahkan Diri

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM menginterogasi tersangka As, oknum guru cabul yang menyerahkan diri, Kamis (07/11/2019). Foto: muin/Palpos.ID

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Setelah sempat kabur sekitar satu pekan, As (51), oknum guru PNS di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI, akhirnya menyerahkan diri ke polisi didampingi kerabatnya, Rabu (06/11/2019).

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM, didampingi Kasatreskrim AKP Agus Prahadinika SH SIk, saat konferensi pers kemarin mengatakan, sebelum menyerahkan diri tersangka sempat lari ke rumah kerabatnya di wilayah Belitang Kabupaten OKU Timur.

“Memang sebelumnya kita imbau pihak keluarga untuk menyerahkan tersangka, dan ternyata imbauan tersebut diindahkan,” katanya, Kamis (07/11/2019). Dalam pengakuan tersangka, aksi tersebut dilakukan dalam rangka untuk memberikan motivasi terhadap anak-anak agar nilai mata pelajaran akan lebih baik.

Modusnya, para  korban disuruh tersangka untuk mengerjakan tugas hafalan pelajaran IPS. Lalu setiap murid ini dibawa masuk ke dalam gudang, dan di gudang inilah murid-murid dicabuli, diciumi dan diraba. “Korban tidak sampai disetubuhi, namun hanya diraba-raba dan dicium oleh tersangka,” katanya.

Berdasarkan keterangan para saksi dan pelapor, aksi tersebut, sambungnya, diperkirakan sudah sejak dua sampai tiga tahun lalu dilakukan tersangka. “Tersangka ini wali kelas V dan korban yang melapor ini sudah kelas VI. Kita perkirakan lebih dari tiga tahun,” katanya.

Kapolres menambahkan, tersangka akan dijerat dengan Pasal 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Namun demikian, karena pelakunya adalah tenaga pendidik yang seharusnya memberikan teladan yang baik, maka hukuman ditambah 1/3 dari ancaman hukumannya.

Sementara tersangka As mengatakan, dirinya melakukan perbuatan tersebut lantaran untuk memotivasi anak-anak yang nilainya kurang baik. “Itu hanya untuk memotivasi anak-anak Pak,” dalihnya. (nur)