1,5 Kg Sabu Diblender, Kapolres: Kasus Narkoba Masih Mendominasi

Pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kejari OKI, Senin (11/11). Foto: nur/Palpos.id

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten OKI, memusnahkan barang bukti hasil kejahatan berupa narkoba jenis sabu seberat 1,5 kg, pil ekstasi 200 butir dan ganja 91 gram. Seluruh barang haram tersebut, dimusnahkan dengan cara dicampur deterjen dan diblender lalu dibuang ke dalam septitank toilet.

Kejari OKI, Ari Bintang Prakosa didampingi Kasi Pengelolaan BB dan Barang Rampasan, Andi Supriyadi mengatakan, barang bukti  (BB) tersebut berasal dari ratusan berkas selama kurun waktu September 2018 hingga Oktober 2019. Dari ratusan berkas ini, didominasi berkas narkoba.

“Sesuai aturan seluruh barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap, harus kita musnahkan,” kata Bintang, Senin (11/11).

Dia merincikan, yang dimusnahkan pada kesempatan ini terdapat empat jenis diantaranya narkotika dengan 139 berkas, senjata api 37 berkas, senjata tajam 70 berkas, dan uang palsu satu berkas dengan barang bukti Rp 380 ribu.

“Untuk senjata api dan senjata tajam dipotong, sedangkan pelurunya dibuka. Sedangkan uang palsu, pakaian dan sejumlah BB lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar,” jelasnya.

Ditambahkan Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra, bahwa pemusnahan ini memang sudah seharusnya dilakukan. Menurutnya, jika melihat jumlah yang dimusnahkan ini membuktikan bahwa tindak pidana di OKI ini masih cukup tinggi.

“Ini membuktikan (penegakan hukum) harus lebih fokus. Razia, pengungkapan, penangkapan akan terus kita lakukan untuk menekan dan peniadaan peredaran ini,” tegasnya.

Hal ini termasuk akan dilakukan terhadap kasus narkoba yang mendominasi berkas pemusnahan ini.

“Kasus narkoba banyak, kami juga cukup banyak tangkapan. Hampir 30 persen tangkapan narkoba ini jadi atensi khusus dan akan terus dilaksanakan,” pungkasnya.(nur)