Lolos Narkoba, Oknum Kades Terjerat Kasus Senpi

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Oknum Kepala Desa (Kades) Durian Remuk,  Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, SY (29), dalam waktu dekat bakal majalani sidang. Pasalnya, berkas kasus kepemilikan senjata api ilegal yang menyeretnya sudah dilimpahkan penyidik Kejari Lubuklinggau ke Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.

“Kasusnya sudah kita limpahkan ke PN Lubuklinggau, sekitar sepekan lalu,” ujar Kasi Pidum Kejari Lubuklinggau, Faiq Nur Fikri Sofa, Senin (11/11).

Ditanya jadwal persidangannya, Faiq mengaku jika pihaknya belum menerima ketetapan waktu sidang tersebut.

“Kita masih menunggu jadwal  persidangan dari PN, dan sampai hari ini belum ada penetapan persidangan,” tegasnya.

Terpisah, Humas PN Lubuklinggau, Hendri Agustian, belum bisa memberikan penjelasan penetapan waktu sidang, karena pihaknya masih menjalani sidang dalam kasus dan terdakwa lain. “Kita masih menjalani sidang lain,” tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, oknum Kades Durian Remuk tersandung kasus kepemilikan senjata api illegal, setelah Timsus Polres Lubuklinggau melakukan penggerebekan rumah yang diduga menjadi tempat pesta narkoba di Jalan Bukit Sulap, Gang Harapan II, Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Senin (26/8), sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamanan lima orang laki-laki dan satu perempuan yang ada di rumah tersebut, termasuk salah satunya oknum kades Durian Remuk. Dari para tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa dua bungkus palstik klip berisi sabu, seperangkat alat hisap sabu, dan satu tas sandang merk TUMI yang di dalamnya berisi sepucuk senpi laras pendek lengkap dengan tiga butir amunisi.

Belakangan dikerahui, tas sandang dan senpi tersebut merupakan milik oknum Kades Durian Remuk. Namun untuk kasus narkobanya, dari tes urine oknum Kades dinyatakan polisi negatif. (mar)