ATCS Dishub Bisa Tegur Langsung Pelanggar Lalin

Wawako Palembang, Fitrianti Agustinda meninjau ruang ATCS yang berada di Kantor Dishub Kota Palembang, Rabu (13/11/2019). Foto : humas pemkot palembang

PALEMBANG, PALPOS.ID – Sebanyak 15 titik utamanya di simpang lampu merah kota Palembang telah terkoneksi ke Area Traffic Control Sistem (ATCS) yang dipusatkan di Kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang.

Melalui ATCS ini, petugas Dishub bisa memantau langsung keadaan lalu lintas disetiap titiknya, dan bisa memberikan teguran langsung kepada para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

“Jadi disetiap titik sudah terpantau CCTV dan pengeras auara, dimana jika ada pelanggaran pengendara bisa ditegur secara langsung melalui ATCS ini. Sehingga sang pelanggar dan pengendara di sekitar lokasi langsung mengetahuinya,” kata Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat berkunjung ke ATCS Dinas Perhubungan Kota Palembang, Rabu (13/11/2019).

Fitri berharap, ATCS ini bisa tersosialisasikan dengan maksimal ke masyarakat.  “Kami minta Dishub bekerjasama dengan instansi terkait bisa mensosialisasikan ATCS ini ke masyarakat. Bila perlu buat sesi live saat tim ATCS bekerja, saat tim ATCS memberikan teguran langsung kepada para pelanggar lalu lintas, agar bisa disaksikan langsung oleh masyarakat saat live itu, kerjasama dengan media, bagaimana mekanismenya silahkan diatur,” ujar Fitri.

Fitri berharap, melalui ATCS ini dapat menekan pelanggaran lalu lintas di Kota Palembang.  “Kalau sudah ditegur, mereka kan akan malu. Apalagi wajahnya sampai masuk CCTV, sehingga membuat efek jera. Kita berharap dengan adanya ini, bisa mengurangi angka pelanggaran lalu lintas, khususnya di simpang lampu merah,” kata Fitri.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Supriyanto menjelaskan, sudah ada 15 titik ATCS yang berfungsi. “Diantaranya Simpang lampu merah bandara, simpang tanjung siapi-api, simpang angkatan 45, simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel, Simpang Macan Lindungan, Simpang Charitas, Simpang Jakabaring, Simpang Soekarno Hatta, dan titik lainnya,” jelas Agus. (sef)