Jaringan Narkoba Internasional Dituntut 20 Tahun

Empat terdakwa pemilik 10 kg sabu jaringan internasional, mengikuti sidang pembelaan di PN Sekayu, Rabu (13/11). Foto: rom/Palpos.id

SEKAYU, PALPOS.ID – Empat terdakwa kasus kepemilikan 10 kg narkotika jenis sabu, Rustam alias Rose dan Hendra Yainal Mahdal (satu berkas), Ismail alias Yong dan M Amien (satu berkas)┬ájalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Sekayu dengan anggenda pembacaan pledoi dari penasehat hukum para terdakwa.

Pledoi tersebut dilakukan setelah JPU, Firdaus Affandi SH, Akbari SH dan Reni Ertalina SH, menuntut keempat terdakwa dengan tuntutan 20 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan penjara serta barang bukti berupa mobil dan ponsel dirampas negara.

Dikarenakan dalam tuntutannya, JPU menilai para terdak terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Penasehat hukum terdakwa, Syahril SH, memohon kepada majelis hakim untuk memberikan hukuman seringan-ringannya kepada para terdakwa, terutama bagi terdakwa Ismail alias Yong dan M Amien.

“Kita memohon kepada majelis hakim untuk menjatuhi hukuman seringan-ringannya kepada klien kita Ismail alias Yong dan M Amien, karena mereka berdua tidak tertangkap tangan dan tidak ada barang bukti,” ujarnya.

Sementara itu, JPU Akbari SH menyatakan, pihaknya akan mengajukan replik atau tanggapan terkait pledoi penasehat hukum dalam persidangan selanjutnya. “Kita ajukan replik secara tertulis terkait pledoi penasehat hukum,” pungkasnya.

Diketahui, penangkapan keempat terdakwa berawal dari pengungkapan jaringan narkoba internasional yang dilakukan jajaran Bareskrim Mabes Polri. Dari pengungkapan tersebut polisi berhasil meringkus 14 tersangka dan menyita 137 Kg narkotika jenis sabu.

Dimana, keempat terdakwa ditangkap setelah pihak kepolisian berhasil menyergap dua mobil di area parkir SPBU di Jalan Lintas Palembang – Jambi Km 105 Musi Banyuasin dan berhasil menyita 10 Kg sabu yang dibawa dari Tembilahan, Indragiri Hilir Riau menuju Betung Sumatera Selatan. (rom)